Balas Dendam Istri Berujung Maut, Kerap Alami KDRT, Taburi Racun Rumput ke Minuman Suami
Sang istri bernama Reni (47) melancarkan aksi balas dendamnya kepada suami, Sumarno (48). Reni membunuh Sumarno menggunakan racun rumput
TRIBUNJATIM.COM - Istri bunuh suami akibat dendam kerap dianiaya oleh suami.
Hingga akhirnya, sang istri bernama Reni (47) melancarkan aksi balas dendamnya kepada suami, Sumarno (48).
Peristiwa itu terjadi di Sumatera Barat.
Reni membunuh Sumarno menggunakan racun rumput.
Baca juga: Istri Bunuh Suami karena Sering Diselingkuhi, Anak & Mantu Terlibat, Akting Gagal saat Polisi Datang
Pembunuhan itu dilakukan di rumah mereka di Dusun II Jorong Bandarejo, Nagari Lingkuang Aua, Pasaman, Pasaman Barat, Sumatra Barat.
Melansir dari Kompas TV, pembunuhan itu dilakukan lantaran Reni sering mengalami KDRT dari suaminya.
Dendam kesumat karena terus dianiaya secara psikis dan fisik, Reni kemudian nekat membumbuhkan racun rumput di dalam minuman Sumarno.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (4/1/2024) pukul 20.00 WIB.
Usai suaminya tewas, Reni meletakkan jenazah suaminya di dekat kandang kambing yang terletak di samping rumah.
Reni lalu menutupi mayat suaminya dengan pelepah sawit, daun pisang serta timbunan sampah.
Melansir dari kompas.com, mayat korban kemudian ditemukan dalam kondisi membusuk oleh warga setempat, empat hari setelah Sumarno tiada.
Warga awalnya curiga karena korban tak pulang selama empat hari lamanya.
Bahkan mereka sempat ingin membuat laporan ke polisi.
Setelah tumpukan sampah di kandang kambing itu dibuka, warga menemukan mayat Sumarno dalam kondisi sudah membusuk.
Kasus serupa lainnya juga terjadi di Texas.
Seorang istri serahkan diri ke polisi setelah bunuh suami.
Pembunuhan itu dipicu masalah perceraian.
Sang suami ingin ceraikan istrinya tapi malah tewas.
Peristiwa ini terjadi di Texas.
Melansir TribunJatim.com dari Kompas.com seorang wanita dari Arlington ditahan atas pembunuhan suaminya dengan palu.
Pada hari Rabu (24/5/2023), My Tran, 42 tahun, menelepon 911 dan memberi tahu operator bahwa dia membunuh suaminya, tulis Departemen Kepolisian Arlington dalam laporan kasus baru-baru ini .
Petugas yang menanggapi itu kemudian menemukan Tran duduk di luar sebuah apartemen di blok 3200 Sweetgum Trail.
Dilansir dari Nextshark, korban berusia 45 tahun, yang namanya belum diungkapkan oleh Kantor Pemeriksa Medis Kabupaten Tarrant sampai kerabat terdekat diberitahu.
Dia ditemukan di dalam kamar tidur di apartemen, dengan palu ditemukan di dekat mayatnya.
Dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian.
Baca juga: Istri Minum Racun setelah Bunuh Suami, Sempat Telepon Anak untuk Terakhir Kalinya, Datang ke Kebun
Setelah ditahan, Tran dilaporkan mengaku kepada penyelidik melalui seorang detektif yang fasih berbahasa Vietnam yang bertindak sebagai penerjemahnya.
Tran mengaku memukul suaminya dengan palu sekitar enam hingga tujuh kali.
Tran dilaporkan melepaskan haknya setelah detektif membacakan peringatan Miranda kepadanya.
Dia mengatakan sepenuhnya menyadari dan bertanggung jawab atas tindakannya.
Baca juga: Istri Bunuh Suami karena Sering Diselingkuhi, Anak & Mantu Terlibat, Akting Gagal saat Polisi Datang
Dia mengungkapkan bahwa suaminya memanggilnya ke rumahnya untuk menandatangani surat cerai.
Sekitar pukul 4 pagi, dia meninggalkan apartemen untuk mengambil palu dari mobilnya.
Selain itu, dia mengeklaim bahwa sebelum dia membunuh suaminya, dia berdebat dengan dirinya sendiri sejenak apakah akan melanjutkan pembunuhan itu.
Detektif Spencer Simmons mencatat dalam surat pernyataan penangkapan bahwa Tran marah pada suaminya karena status hubungan mereka.
Sebelumnya, kasus pembunuhan juga terjadi di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Istri yang diduga membunuh suaminya adalah I (55).
I diduga membunuh suaminya sendiri, T (58).
Usai membunuh suaminya, I kemudian menenggak racun hingga tewas.
Belum diketahui alasan I melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga suaminya meninggal.
Kejadian tersebut terjadi di Dusun IV Mattiro Deceng, Desa Penanggootu, Kecamatan Lambandia, Selasa (23/5/2023).
Baca juga: Tragedi Istri Bunuh Suami karena Piala Dunia, Pelaku Muak Korban Begadang dan Berisik, Kini Menyesal
Kasus tersebut terbongkar saat I menelepon anaknya, L agar melihat kondisi T yang sedang berada di kebun milik mereka, dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com.
L kemudian bergegas ke kebun bersama suaminya, A.
Di sana mereka menemukan sang ayah bersimbah darah di rumah kebun yang biasa ditempatinya.
L lalu menelepon keluarga dan warga di sekitar lokasi untuk membantu mengevakuasi sang ayah.
Sayangnya ia menghembuskan napas di tengah perjalanan.
Berdasarkan keterangan dokter di Puskesmas Lambadia, Agus Junaidi, T meninggal setelah mengalami luka robek di perut sebelah kanan.
Selain itu juga ada luka di leher, dada dan juga kaki.
Baca juga: Akhir Sandiwara Licik Istri & Selingkuhan Bunuh Suami Sang Juragan Emas, Dulu Anak Pembantu & Miskin
Sementara itu I yang usai menelpon anaknya, sempat tidak terlihat di lokasi kejadian.
Saat dicari ternyata sang istri kondisi lemas, terbaring di bawah rumah kebun milik orang lain.
Berdasarkan keterangan awal, I meminum racun usai diduga melakukan KDRT kepada suaminya itu.
"Berdasarkan informasi dari keluarganya seperti itu (minum racun)," ujar Kapolres Kolaka Timur, AKBP Yudi juga dinyatakan meninggal dunia setelah di rawat di Puskesmas Lambandia akibat lemas usai meminum racun tersebut.
"Perkembangan terakhir terduga pelaku meninggal dunia dan telah dipastikan dokter umum Lambandia, pada pukul 24.00 Wita," tutup AKBP Yudi.
Di lokasi, polisi menemukan dua bilah parang, satu pisau, satu lembar kartu Keluarga, satu lembar baju dan satu lembar celana milik korban serta karpet plastik.
"Nanti kita gelar perkara dulu biar jelas motif dan permasalahan baru bisa kita simpulkan (apakah kasus dihentikan usai terduga pelaku juga meninggal dunia)," tutur AKBP Yudi Palmi.
Dari hasil keterangan anaknya, T dan L tak pernah terlibat cekcok.
"Untuk motif dari kejadian belum dapat diketahui. Menurut informasi dari anak korban, kedua orang tuanya tidak pernah cekcok," ujar AKBP Yudi.
Ia juga membenarkan anak korban tahu kejadian tersebut setelah ditelepon sang ibu untuk melihat kondisi ayahnya di kebun yang mereka tinggali.
"Saat ke TKP ia melihat bapaknya (korban) telah tergeletak di tanah di bawah kolong rumah kebun, dengan posisi terlentang dan bersimbah darah," ujar AKBP Yudi.
Baca juga: Tragedi Istri Bobot 102 Kg Tak Sengaja Bunuh Suami, Duduki Leher Tuntut Kata Maaf, Anak Jadi Saksi
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
Berita Artis dan Berita Jatim lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com
istri bunuh suami
istri bunuh suami karena tak kuat di-KDRT
Tribun Jatim
TribunJatim.com
racun rumput
KDRT
Baru Sadar, Pedagang Layani Transaksi Rp 350.000 Padahal Penipu Cuma Transfer Rp 350 |
![]() |
---|
Pembangunan Flyover Taman Pelangi Bakal Mulai, Pemkot Surabaya Ratakan Puluhan Rumah, Eri: Bulan ini |
![]() |
---|
Melihat Rumah Mewah Bos Minyak Riza Chalid yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Pertamina |
![]() |
---|
Dinas Kesehatan Kediri Dorong Pengembangan Tanaman Obat Keluarga dan Akupresur di Tingkat Desa |
![]() |
---|
Hukuman untuk Polisi Lempar Helm ke Siswa SMK hingga Koma, Keluarga Korban: Beri Bingkisan untuk Apa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.