Capek-capek Bersihkan, Pak Kades Nangis Kesal Ada Sampah Lagi di Pinggir Jalan, Aksinya Tuai Sorotan
Capek-capek bersihkan, Pak Kades nangis kesal ada sampah lagi di pinggir jalan.
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Video momen seorang pria disebut petugas kebersihan menangis pilu karena jalan kotor lagi viral di media sosial.
Ia mengaku sudah capek-capek bersihkan, tiba-tiba ada lagi sampah yang dibuang di pinggir jalan.
Kini terungkap identitas sebenarnya petugas kebersihan tersebut, siapa sosoknya?
Video aksi petugas kebersihan yang menangis sembari kesal itu pun viral di media sosial.
Ia menangis lantaran capek setelah membersihkan sampah di pinggir jalan.
Padahal baru ditinggal sebentar sampah tiba-tiba ada lagi.
Aksi petugas kebersihan menangis tersebut viral usai dibagikan akun Instagram @sedangrame, Sabtu (27/1/2024).
Dalam video tersebut memperlihatkan petugas kebersihan yang merasa kaget.
Sembari berjalan dan merekam, ia memperlihatkan sampah dalam karung yang menumpuk di pinggir jalan.
Ia pun mengeluh karena sampah tersebut menumpuk kembali setelah dirinya capek-capek membersihkan sampah di pinggir jalan tersebut.
"Duh gusti nu Agung, Toni tinggali, aing karek datang kadieu, (sampah) saabreugan dialungkeun kadieu Ya Allah."
(Ya Allah, Toni lihat, saya baru datang ke sini, tiba-tiba sampah sebanyak itu dilempar ke sini, Ya Allah)
"Kan ku urang jalan ieu teh keur dibersihan euy," ujarnya sembari kesal.
(Kan jalan ini sedang dibersihkan)
Baca juga: Bukan Sembarang Ayam Milik Bu Kades di Bojonegoro, Jimat Keberuntungan, Siti Kholifah: Puasa 40 Hari
Beberapa kali petugas kebersihan itu pun mengucap istighfar karena kesal.
Ia mengaku dirinya sudah tak bisa berkata-kata lagi karena ulah para pelaku pembuang sampah sembarangan tersebut.
Saking kesalnya, ia pun menduga pelaku tampak sengaja membuang sampah ke area tersebut.
Karena kesal, petugas kebersihan tersebut akhirnya menangis sembari mengeluh kepada temannya.
"Urang teh capek Ton (Aku udah capek Toni)," ujarnya sembari menangis kesal, melansir Tribun Jabar.
Ia mengatakan, aksi pembersihan yang dilakukannya tersebut sukarela dia lakukan, bahkan tanpa bantuan.
"Masalah tanaga mah keun bae urang mah Ton, tinggali barudak capek, can make biaya eta teh," ungkapnya.
(Masalah tenaga tidak masalah, tapi lihatlah teman-teman yang lain capek, belum lagi mengeluarkan biaya)

Karena kesal, ia mengumpat kepada para pelaku pembuang sampah sembarangan.
Ia sudah tak habis pikir para pelaku seolah menormalisasi perbuatan membuang sampah sembarangan tersebut.
Sembari mengusap air matanya, sementara petugas kebersihan itu pun ditenangkan oleh temannya.
Dengan emosional, petugas kebersihan tersebut mengaku dirinya sudah capek.
Ia pun mengasihani pejalan kaki dan pengendara yang melintas jalan tersebut bisa terkena kecelakaan karena tumpukan sampah tersebut.
Setelah cukup tenang, ia mengungkap alasannya menangis bukan karena lebay.
Ia ingin meluapkan kekesalannya karena para pelaku pembuang sampah sembarangan tersebut.
Baca juga: Nasib Perawat Wanita Nangis Gemetar Ditampar Pasien Pria, Pelaku Menyangkal, Bilang Cuma Dorong
Tak ayal aksi petugas kebersihan menangis sembari meluapkan kekesalannya tersebut menjadi sorotan netizen.
Video aksi petugas kebersihan menangis dan kesal tersebut menarik perhatian dari netizen.
Sejumlah netizen pun merasa iba kepada petugas kebersihan tersebut.
Ada juga netizen yang menuding aksi petugas kebersihan menangis tersebut sekadar setting-an.
Berikut beragam komentar netizen:
"katempo setingan na mang ah"
"Nangiis aja bang gpp. Semua org pasti capek kok. Apalgi kek bgtu"
"Semoga kesabaran Akang dibales kebaikan sm Allah SWT.. Aamiin Yra.."
"Yg paling jadi masalah, pdhl gak ada bak sampah nya, kenapa buang nya disitu"
"Tungguin bang , sambil ngumpet. Tangkep trus suruh kerja sosial bantu bersihin daerah situ"
"Ya Allah, seketika langsung ngerasain apa yg dia rasain, sakit cape sedih campur aduk, rasa mau nyerah karena cape, Astaghfirullah.
"Dia nangis karena dia bneran capek badan dan pikiran karena semua org tuh ada beban masing2 .aku ngerasain pernah berkali kali kerjain sambil nangis tuh sakitnya bukan maen"
"Tapi emg bener lohh, kesal mau marah. Udah diberesin sampah2 yang berantakan. Eh selang berapa jam ada aja yang buang sampah. Baru terjadi denganku hari ini, udh 1 tahun kerjaanku merapikan sampah2 disebelah jualanku," tulis beragam komentar netizen.
Setelah ditelusuri, diketahui pria dalam video viral tersebut bukan petugas kebersihan.
Diketahui ia merupakan seorang kepala desa atau Kades di salah satu desa di Bandung Barat.
Kades akrab disapa Mang Kiclik tersebut kerap kali membagikan kegiatannya di desanya.
Satu di antaranya menertibkan dan membersihkan jalan di desanya yang kerap jadi sarang pembuangan sampah sembarangan.
Tak jarang Kades yang akrab disapa Mang Kiclik ini membagikan kegiatannya bersama para pemuda di desanya melakukan kegiatan pembersihan sampah.
Menariknya lagi, ternyata sang Kades pun sempat terlibat dalam pembersihan sampah bersama para TNI dan warga setempat.
Tampaknya Mang Kiclik ini memang menjaga betul kebersihan di lingkungannya.
Ia tak bosan-bosan mengajak pengikutnya dan warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.
Baca juga: Tak Terima Ditegur, Pengendara Motor Lempar Sampah ke Rumah Warga, Aksi Balas Dendamnya Terekam CCTV
Sebelumnya viral di media sosial aksi Pak RT nyebur gorong-gorong demi bersihkan sampah.
Pak RT tersebut diketahui bernama Cepi Supriadi (38).
Cepi Supriadi merupakan Ketua RT 4/2 Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Aksinya saat membersihkan sampah sampai masuk ke dalam gorong-gorong ketika banjir panen pujian publik.
Saat ditemui TribunnewsBogor.com di kediamannya, Cepi menceritakan kalau kejadian tersebut bermula seusai dirinya mengantarkan salah satu warganya yang melahirkan ke Puskesmas Caringin.
"Pas kita pulang anterin yang melahirkan, itu hujan langsung gede, adalah salah satu warga laporan ini ada rumah desa sebelah rumah teh Lilis kebanjiran," ujarnya, Rabu (17/1/2024).
Lebih lanjut ia menceritakan, lokasi yang dilaporkan warganya tersebut tidak jauh dengan kediaman warganya yang baru melahirkan.
"Kebetulan di dekat lokasi kejadian, saya berusaha gercep lah, akhirnya minjem jas ujan di orang dekat situ. Saya awalnya jongkok, karena hujan makin gede, saya turun langsung, langsung nyebur," lanjutnya.
Saat nyebur di gorong-gorong dirinya menemukan faktor yang membuat Jalan Raya Bogor-Sukabumi banjir ternyata akibat volume sampah yang menyumbat saluran air.
"Lihat ke lokasi ternyata saya turun langsung luar biasa ternyata ada sampah yang seperti kaya gulungan karpet yang menghambat aliran air," kata Cepi.
Ia juga menceritakan kalau dirinya sempat menyelam di gorong-gorong tersebut untuk mencari tahu penyebab tersebar dari banjir tersebut.
"Sempat nyelam, di gorong-gorong sekitar 10 menitan, banyak sampahnya, yang paling besar ya gulungan karpet itu, ada potongan kayu, bekas pampers," terangnya.
Usai dirinya membersihkan gorong-gorong tersebut faktor luapan tersebut ternyata filter sampah yang biasanya berada di gorong-gorong ternyata hilang diambil oleh oknum warga.
"Setelah saya angkat lumayan agak surut, setelah ditelusuri, ternyata ada dua tempat yang saringan sampahnya enggak ada, ada yang ambil, biasanya tukang apa gitu," tandasnya.
Daftar Hitam Kelakuan Polisi Seminggu Terakhir, Bikin Pelajar Koma hingga Ojol Tewas Tragis |
![]() |
---|
Heboh Nenek di Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Rumah, Kondisi Tak Dikenali, Polisi: Diduga Sakit |
![]() |
---|
JATIM TERPOPULER: Pencurian Pikap di Lumajang Terlacak GPS - Kebakaran Warung Makan di Tuban |
![]() |
---|
Usulan Dewan Kesenian Demi Majukan Kebudayaan di Kota Batu, Singgung Perda dan Museum |
![]() |
---|
Hasil Kolaborasi Pemkot dan Kejari Kota Malang, Kini 25 Anak Sah Miliki Status Perwalian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.