Bisa Membawa Sial, 7 Makanan ini Tak Boleh Dimakan saat Perayaan Imlek, Apa Saja?
Ada beberapa jenis makanan yang menjadi pantangan untuk dimakan saat Imlek.
TRIBUNJATIM.COM - Ada beberapa jenis makanan yang menjadi pantangan untuk dimakan saat Imlek.
Beberapa di antaranya adalah buah salak, bubur dan makanan yang berwarna putih.
Berikut daftar makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat perayaan Imlek, dikutip dari Kompas.com, Jumat (9/2/2024).
Baca juga: 50 Link Twibbon Imlek 2024 Cocok untuk Dibagikan di Media Sosial, Besok Perayaan 2575 Kongzili
1. Salak
Buah dengan kulit luat yang bersisik seperti ular ini termasuk salah satu makanan yang tidak boleh dimakan saat Imlek.
Anggota Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia, Aji Chen Bromokusumo mengatakan, salak pantang dimakan karena mempunyai kulit yang tajam, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (29/1/2022).
Kulit tajam pada buah salak bermakna seperti tantangan dalam kehidupan yang dianggap dapat mempersulit jalan hidup yang akan datang.
2. Bubur
Bubur merupakan salah satu sajian yang dijadikan sebagai santapan pada hari-hari biasa.
Namun, terkhusus saat Imlek, bubur menjadi salah satu makanan yang pantang dimakan oleh masyarakat Tionghoa.
Makanan ini dianggap sebagai simbol pengharapan yang buruk dan apabila menyantapnya dianggap seperti orang dengan ekonomi yang sulit.
3. Makanan serba putih
Tak seperti warna merah yang dianggap mendatangkan keberuntungan, warna putih dalam tradisi masyarakat Tionghoa dianggap membawa kesialan.
Bagi orang Tionghoa, warna putih melambangkan kematian dan sering dihindari.
Oleh karena itu, pada saat Imlek disarankan untuk tidak mengonsumsi sajian berwarna putih seperti telur, tahu, dan keju.
Imlek
salak
bubur
makanan yang tidak boleh dimakan saat Imlek
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
TribunEvergreen
| Gaji 13.000 ASN Kabupaten Malang Seret di Awal Tahun, BKAD Ungkap Penyebabnya: Aplikasi Error |
|
|---|
| Jule Tanpa Hijab Sambil Joget Pasca Cerai dengan Na Daehoon Jadi Sorotan, Video Langsung Dihapus |
|
|---|
| Murid yang Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru SMPN di Jombang Dapat Pendampingan Psikologis |
|
|---|
| Pelunasan Bipih Tahap II Dibuka, Ratusan Jemaah Haji Cadangan Jombang Berpeluang Berangkat 2026 |
|
|---|
| Kunjungan Wisata Makam Bung Karno Menurun di Libur Nataru 2026, Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tahun-Naga-Kayu-2024-akan-dimulai-pada-10-Februari-2024.jpg)