Berita Viral
Wanita Diremehkan Ortu karena Bukan Dokter Seperti 4 Saudaranya, Padahal Profesi Tak Kalah Mentereng
Media sosial dihebohkan dengan curhatan wanita diremehkan karena bukan dokter seperti empat saudaranya.
TRIBUNJATIM.COM - Media sosial dihebohkan dengan curhatan wanita diremehkan karena bukan dokter seperti empat saudaranya.
Curhatan ini viral di media sosial X, yang dulunya adalah Twitter.
Diketahui, wanita tersebut memiliki empat saudara yang berprofesi sebagai dokter.
Akan tetapi, hanya dirinyalah yang tidak menjadi dokter.
Lantaran hal itu, si wanita asal Malaysia tersebut sering diremehkan orangtuanya sendiri di depan orang lain.
Padahal diketahui wanita tersebut mempunyai profesi yang tak kalah mentereng.
Baca juga: Dokter Richard Lee Tak Mau Ladeni Kartika Putri, Singgung Kosongkan Gelas: Nggak Sembuh
Bahkan gajinya pun disebut-sebut lebih besar dari seorang dokter.
Namun wanita ini tak mau sombong dan memilih diam.
Dikutip dari mStar via Tribun Trends, Selasa (12/3/2024), wanita ini meluapkan kekesalannya lewat aplikasi X.
Dengan merahasiakan identitasnya, wanita ini menceritakan kisahnya.
"Aku selalu merasa diriku tak berguna.
Sebab ayah ibuku tak pernah bangga denganku.
Aku ada lima kakak beradik, hanya aku seorang yang bukan dokter," ungkap wanita ini mengawali.
Setiap kali pulang ke rumah, wanita ini akan selalu merasa asing.

Pasalnya, keempat saudaranya akan membicarakan soal medis yang sama sekali tak ia ketahui.
Tak hanya itu, kedua orangtuanya pun terang-terangan malu saat menceritakan tentangnya pada orang lain.
"Ibuku selalu bersikap acuh saat aku pulang ke rumah.
Bila duduk semeja, mereka semua akan membicarakan soal medis.
Aku tak boleh gabung karena tak tahu istilah-istilahnya.
Rasanya seperti diabaikan.
Bila pergi bersama, orang lain tanya aku apa dan di mana, ibu sepertinya malu, dia akan menjawab 'hanya dia seorang yang kerja biasa-biasa saja'," ungkap wanita ini menirukan ucapan sang ibu.
Wanita ini lantas mengungkap profesinya sebagai seorang programer di sebuah bank.
Baca juga: Artis Jual Rumah karena Bangkrut, Curhat Nyaris Akhiri Hidup, Kerja Dibayar Cuma Rp300 Ribu: Sikat
"Hinakah aku kerja sebagai programer?" tanyanya pilu.
Wanita ini lantas bercerita dengan pekerjaannya ini maka ia bisa bekerja dari rumah.
Hal ini membuatnya bisa mengantar sang ibu dan anak kemana pun mereka membutuhkan.
Bahkan sering wanita ini mengantar sang ibu dan ayah kontrol ke rumah sakit.
Namun hal sederhana itu ternyata tak dihargai apa-apa oleh kedua orangtuanya.
"Padahal bila aku kerja seperti ini, aku bisa WFH.
Aku bisa menjaga mereka, bisa temani mereka kontrol ke rumah sakit.
Tapi mereka tak pernah hargai itu.

Ketika hari raya, kakak adikku diperlukan bak raja, aku disuruh cuci piring baru makan," ungkap wanita ini pilu.
Tak tahan dengan perlakuan kedua orangtuanya yang pilih kasih, wanita ini berniat untuk menjauhkan diri dari keluarganya.
"Salahkah aku keluar dari grup WhatsApp keluarga?
Aku sudah betul-betul tak tahan," tambahnya.
Unggahan wanita ini pun langsung menuai reaksi dari netizen.
Tak sedikit yang prihatin dengan nasib wanita ini.
Banyak yang menyarankan wanita ini untuk menjauh dari keluarganya dan mencari kebahagiaannya.
Baca juga: Curhat Aktor Tampan Indonesia Tak Laku di Tanah Air, Mukanya Lain, Kini Viral Jadi Letnan Jee
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
wanita diremehkan karena bukan dokter
viral di media sosial
dokter
Malaysia
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
berita viral
Sahroni Mundur Ditantang Salsa Erwina Hutagalung Juara Debat Se-Asia Pasific: Ane Mau Bertapa Dulu |
![]() |
---|
Edi Kaget Istri Beri Akta Cerai saat Mengaji di Rumah Mertua, Tak Tahu Ditalak |
![]() |
---|
Kisah Driver Ojol Riri Terima Pesanan Martabak dari Luar Pulau, Ternyata Salah Orderan |
![]() |
---|
Warga Terdampak Debu Tambang Cuma Diberi Ganti Rugi Sembako Rp200 Ribu, DPRD Tegur Perusahaan |
![]() |
---|
Presiden Prabowo Kasihan Immanuel Ebenezer Diborgol Pakai Baju Oranye: Mungkin Dia Khilaf |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.