Berita Viral
Warga Terdampak Debu Tambang Cuma Diberi Ganti Rugi Sembako Rp200 Ribu, DPRD Tegur Perusahaan
Selama tiga tahun terdampak debu tambang, warga di Kaltim hanya diberi kompensasi sembako kurang dari Rp200 ribu.
TRIBUNJATIM.COM - Warga Kelurahan Argosari, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mendapat kompensasi sembako kurang dari Rp200.000 sebagai pengganti dampak debu tambang.
Dampak debu tambang berasal dari aktivitas tambang batu bara PT Singlurus Pratama.
Pemberian kompensasi tersebut mendapat sorotan dari DPRD Kaltim hingga akan menindaklanjuti keluhan warga.
Warga menilai kompensasi yang diberikan perusahaan tidak sepadan dengan dampak tambang yang beroperasi hampir 24 jam sejak 2022.
Keluhan Warga
Arif Efendi, salah seorang warga, menyebut kompensasi yang diterima hanya berupa sembako senilai kurang dari Rp 200.000 per kepala keluarga.
“Itu hasil mediasi yang tidak melibatkan warga. Bagi yang tidak paham, ya senang saja dibagi begitu, tapi buat yang paham jelas tidak sebanding dengan risiko ke depannya,” kata Arif, dikutip dari Kompas.com.
Ia juga mengaku bingung terkait sumber kompensasi tersebut. “Jadi kami bingung ini sebenarnya kompensasi dari siapa,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan warga lain, Ahmed Hasani. Ia menyoroti ketidakjelasan harga pembebasan lahan serta reklamasi lubang tambang yang dibiarkan terbuka.
“Enggak ada kejelasan harga per meter. Beda-beda setiap warga, tanpa ada penjelasan,” kata Ahmed.
Baca juga: Mobil Dinas Toyota Rush Disebut Minta Ganti Rugi ke Sopir Truk usai Kecelakaan, Camat Bantah
Menurutnya, warga mengalami tiga persoalan utama: pencemaran air hingga tanaman mati, pembebasan lahan yang belum tuntas, serta lubang tambang yang dibiarkan terbuka.
“Dari sekian banyak warga, cuma saya yang berani bicara. Yang lain pada takut,” ujarnya.
Jarak Tambang Dekat Permukiman
Warga juga menuding perusahaan melanggar aturan jarak aman tambang dengan permukiman.
Seharusnya jarak minimal 500 meter, namun lokasi tambang disebut kurang dari 100 meter dari jalan provinsi.
“Jaraknya dari jalan provinsi saja enggak sampai 100 meter,” kata Ahmed.
Kutai Kartanegara
Kalimantan Timur
kompensasi
sembako
debu
tambang
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
berita viral
| Daycare Little Aresha Diduga Aniaya Anak Bohongi Ortu, Janji Fasilitas Lengkap Ternyata Cuma Matras |
|
|---|
| Dadan Hindayana Jawab soal Anggaran Rp5,7 M Aplikasi Rapat BGN, Dipakai untuk Koordinasi |
|
|---|
| Dikritik Dokter, Totok Sirih Ferizka Utami Tangani 250 Orang Sehari, Pasien Bayar Seikhlasnya |
|
|---|
| Nenek Sudah Bayar Rp150 Ribu, Ponselnya Malah Dikasih Tukang Servis ke Orang Lain |
|
|---|
| 7 Bocah Jual Tutup Drainase Hasil Curian Rp25 Ribu untuk Jajan, Orangtua Dipanggil Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/warga-terdampak-debu-tambang-cuma-diberi-sembako-Rp200-ribu.jpg)