Berita Madura

Warga Pamekasan Diminta Waspada Bencana, Angin Kencang dan Tanah Longsor Paling Mendominasi

Berdasarkan BPBD, Bencana alam angin kencang dan tanah longsor paling mendominasi di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Tayang:
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Kuswanto Ferdian
Suasana Pj Bupati Pamekasan, Masrukin bersama Pj Gubernur Jatim saat mengunjungi rumah warga Pamekasan yang roboh terkena pohon tumbang akibat angin kencang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Bencana alam angin kencang dan tanah longsor diklaim paling mendominasi di Kabupaten Pamekasan, Madura. Ini berdasarkan data dari Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, mengatakan semua kecamatan di Pamekasan berpotensi terjadi bencana alam.

Namun berdasarkan data pasti dari BPBD Pamekasan, ada 5 kecamatan yang sudah terdampak bencana alam dengan kategori hujan deras dan angin kencang selama pertengahan Maret 2024.

“Saat ini yang paling banyak terjadi adalah angin kencang, tanah longsor ada tapi jumlahnya sedikit," kata Akhmad Dhofir Rosidi, Jumat (15/3/2024).

Penuturan Dhofir, angin kencang sempat melanda beberapa kecamatan di Pamekasan seperti di Kecamatan Pamekasan Kota, Kecamatan Pakong, Kecamatan Pademawu, Kecamatan Larangan dan Kecamatan Kadur.

“Kamiterus bersiaga di posko yang terpusat di Arek Lancor Pamekasan untuk melakukan penanganan di kala bencana alam terjadi di berbagai daerah di Pamekasan,” ujarnya.

Baca juga: Bus Melaju Kencang Terjang Banjir, Perabotan Warung di Sampang Berhamburan, Sopir Diminta Ganti Rugi

Baca juga: Imbauan BPBD Soal Kondisi Cuaca, Waspadai Angin Kencang Melanda Kota Batu 3 Hari ke Depan

Mantan Lurah Barurambat Kota ini juga mengingatkan, jika di Bulan Maret masih berada di puncak musim penghujan.

Sehingga intensitas hujan dan cuaca ekstrem masih berpotensi di beberapa wilayah di Jatim termasuk di Pamekasan.

“Dari data BMKG bulan Maret ini masih puncak musim hujan, kita masih tunggu update dari BMKG mengenai masa peralihan atau pancaroba,” tutupnya.

Diketahui terdapat 11 kategori bencana alam yang sudah dipetakan oleh BMKG.

Meliputi banjir, tanah longsor, cuaca ekstrim, tsunami, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, gelombang ekstrim dan abrasi, epidemi, kebakaran gedung dan pemukiman serta gagal teknologi

Baca juga: Waspada! Angin Kencang di Kota Malang Sebabkan Tenda Pasar Takjil Roboh hingga Banyak Pohon Tumbang 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved