Berita Madura
Ada Parade Daul Combodug 2024 di Sampang, Ini Jalan Alternatif agar Terhindar dari Kemacetan
Arus lalulintas di Jalan Protokol Kabupaten Sampang, Madura wilayah Kecamatan Kota Sampang dialihkan, Rabu (17/4/2024).
Tayang:
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/HANGGARA PRATAMA
Dok. Kepadatan arus lalulintas di jalan raya wilayah perkotaan Kabupaten Sampang, Madura dalam artikel berjudul Ada Parade Daul Combodug 2024, Ini Jalan Alternatif agar Terhindar dari Kemacetan
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Arus lalulintas di Jalan Protokol Kabupaten Sampang, Madura wilayah Kecamatan Kota Sampang dialihkan, Rabu (17/4/2024).
Upaya itu dilakukan Dinas Perhubungan dan Sat Lantas setempat untuk menghindari kepadatan hingga kemacetan saat jalannya parade musik tradisional Daul Combodug 2024.
Adapun pelaksanaan parade dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah tersebut berjalan dua hari, mulai 17-18 April 2024, malam.
Kasi Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Sampang, Khotibul Umam mengatakan bahwa rute parade musik tradisional Daul Combodug akan berjalan dengan start dari depan Alun-alun Trunojoyo hingga finis di Monumen Trunojoyo Sampang.
Sehingga, para pengendara, baik roda dua maupaun empat agar memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di kawasan Kota Sampang
"Jalur alternatif untuk dari Surabaya mengarah ke Pamekasan dan Sumenep, begitu sebaliknya masuk ke Jalan Lingkar Selatan Sampang," ujarnya.
Sedangkan, pengendara dari arah Kecamatan Omben, Sampang dengan tujuan Kota Surabaya bisa melalui jalur alternatif yaitu dari panggung simpang 3 hingga menuju desa Banyumas di Pangilen.
"Untuk yang dari omben mengarah ke Surabaya bisa melewati Simpang 3 Panggung melalui Desa Banyumas keluar ke Simpang 3 Bu' Bahri Desa Pengelen," pungkasnya.
Tags
berita Madura hari ini
TribunJatim.com
berita Sampang terkini
Parade Daul Combodug 2024
Alun-alun Trunojoyo
Daul Combodug 2024
Berita Terkait: #Berita Madura
| Massuri Tegang Antar Bupati ke Kantor Naik Becak, Dikira Dibayar Rp 100 Ribu Ternyata Sesuai Tarif |
|
|---|
| Demi Efisiensi, Pemkab Sumenep Terapkan WFH Dua Hari, ASN Juga Diminta Gunakan Kendaraan Listrik |
|
|---|
| Terbakar Api Cemburu, Pak Kiai di Sampang Muntab, Nekat Bacok Pria Asal Pamekasan |
|
|---|
| Polisi Butuh Waktu Hampir 1 Tahun untuk Tangkap Buronan Kasus Narkoba Pamekasan |
|
|---|
| Ngerinya Kecelakaan Innova Tabrak Rush Saat Menyalip di Camplong Sampang, 5 Orang Jadi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kepadatan-arus-lalulintas-di-jalan-raya-wilayah-perkotaan-Kabupaten-Sampang.jpg)