Berita Surabaya
Modus Baru Komplotan Curanmor di Surabaya, Pesan Banyak Barang Diantar ke Tempat Fiktif
Dua orang bandit pelaku pencurian motor yang kerap menyasar karyawan toko dan restoran kawasan Kota Surabaya, bermodus memesan barang pembelian
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua orang bandit pelaku pencurian motor yang kerap menyasar karyawan toko dan restoran kawasan Kota Surabaya, bermodus memesan barang pembelian berjumlah banyak untuk diantar di tempat fiktif, kembali menjalankan aksinya.
Baru baru ini, kedua bandit itu, menargetkan korban karyawati toko makanan beku (frozen food), di Jalan Raya Manukan Krajan, Manukan Kulon, Tandes, Surabaya, pada Senin (12/8/2024) siang.
Akibatnya, Motor Honda Scoopy Prestige bernopol L-5235-AAB pabrikan tahun 2021, milik AZ (18) warga Benowo, Surabaya, raib.
Nilai kerugiannya sekitar Rp17 juta. Apalagi motor tersebut juga dibeli secara kontan sejak beberapa tahun lalu.
Selain itu, di dalam bagasi jok motor, juga terdapat berkas penting milik korban seperti ijazah, KTP, KK, dan foto yang diwadahi amplop.
Baca juga: Selama Juli 2024, Polisi Kediri Kota Beber 8 Kasus Kriminal, Ada Kasus Pengeroyokan hingga Curanmor
Dongkolnya lagi, kejadian kriminalitas itu, dialami korban setelah genap sebulan bekerja di toko frozen food tersebut.
Aksi kejahatan penggelapan atau pencurian motor bermodus semacam itu, telah dilaporkan oleh pihak korban ke Mapolsek Tandes Polrestabes Surabaya.
Ceritanya, Korban AZ yang kala itu sedang menjaga toko sendirian, didatangi oleh kedua pelaku berjenis kelamin laki-laki, sekitar pukul 10.00 WIB.
Kedua pelaku memiliki postur dan perawakan berbeda. Seorang pelaku berpostur agak gempal dengan raut paras terbilang tua, terdapat kumis tebal, dan warna kulitnya sawo matang.
Sedangkan seorang pelaku lainnya berpostur tubuh kurus, tidak terlalu tinggi, berwarna kulit sawo matang, dan cenderung berparas agak muda.
"Seingat saya pelaku muda menggunakan pakaian berwarna biru laut, celana jeans, barang tas slingbag, helmnya berwarna abu tua carglos. Kalau helm pelaku tua merah," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Rabu (14/8/2024).
Mereka berlagak sebagai pelaut yang sedang mempersiapkan perbekalan untuk kembali berlayar menaiki kapal. Dan tentunya membutuhkan banyak perbekalan.
Baca juga: Pencurian Motor di Gresik, Honda CB150R Hilang saat Ditinggal Pemilik Latihan Silat
Para pelaku, lanjut Korban AZ, juga mendesak agar barang makanan beku tersebut segera disediakan dalam jumlah banyak dan dalam waktu singkat.
Mereka berdalih, sekitar pukul 12.30 WIB, makanan beku tersebut harus segera dimuat ke dalam mobil untuk diantar ke pelabuhan secepat mungkin.
| Diserbu Kelompok Orang Tak Dikenal di Malang, Wisatawan Asal Surabaya Trauma, Terjadi saat Dini Hari |
|
|---|
| Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Bank Jatim Gandeng Nasional Hospital Surabaya |
|
|---|
| Anggota DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso Sebut Program BSPS Berdampak Nyata untuk Masyarakat |
|
|---|
| Duduk Perkara Kuli Dibacok di Surabaya, Pelaku Temukan Foto Istrinya dengan Korban di TikTok |
|
|---|
| Remaja Asal Madiun Terjatuh dari Lantai 20 Hotel di Surabaya, Apa yang Jadi Penyebabnya? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-video-CCTV-saat-korban-AZ-dijebak-oleh-dua-orang-pelak.jpg)