Pria ini Geram Dapati Adik Perempuan dan Pacarnya di dalam Kamar, Kondisi Pintu Sempat Terkunci

Remaja berusia 15 tahun meninggal usai dianiaya oleh kakak pacarnya sendiri. Remaja itu dianiaya akibat kepergok di kamar bersama adik perempuannya

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Pexels
Ilustrasi orang buka pintu - Pria aniaya pacar adiknya akibat geram lihat mereka berada di dalam kamar 

"Setelah dibuka pintu kamarnya, ditemukan di dalam kamar itu ada lima orang, dua orang perempuan, dan tiga orang laki-laki, di mana salah satu dari dua orang perempuan itu adalah adik dari tersangka yang masih pelajar atas nama KOS," ungkapnya.

WJ yang saat itu dibukakan pintu oleh adik laki-lakinya tak bisa menahan emosinya ketika melihat adik perempuannya bersama laki-laki di dalam kamar.

Pelaku langsung menganiaya korban yang diindikasikan adalah pacar dari adik perempuannya, KOS menggunakan tangan kosong hingga akhirnya tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.

"Jadi pada saat pintu kamar diketok dibuka sama KOS (yang cowo), terus ditemukan dilihat dari laki-laki itu semua sudah tidak menggunakan pakaian atas, posisi cewe-cewenya ini ada di kamar cuma posisinya tutupan sama selimut," terangnya.

Kasus serupa juga pernah terjadi di Jakarta Timur.

Seorang siswa SMP berusia 13 tahun menjadi korban penganiayaan.

Ini terjadi saat korban membalas kejahilan temannya saat hendak salat.

Korban mendapat pukulan dari seorang pria dewasa.

Pelaku berinisial A ini diketahui terkena cipratan air kain pel yang digunakan bocah tersebut untuk membalas kejahilan temannya.

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Selasa (27/8/2024) pukul 11.50 WIB.

Korban NZF babak belur dipukul A saat hendak mengambil air wudhu di SMPIT Al Halimah Jalan Robusta Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit.

Baca juga: Sosok Pria Aniaya Pacar di Lift Hotel, Kesal Tak Pernah Diajak Selfie Pelaku Cekik & Banting Korban

Orangtua NZF telah melaporkan tindak penganiayaan ini ke Polda Metro Jaya.

“Awalnya korban hendak berwudhu untuk salat dhuhur."

"Kemudian ada temannya yang menyiram air kepada korban."

"Korban tidak terima dan mengambil kain pel untuk membalas temannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi seperti dilansir dari Tribunnews, Rabu (28/8/2024).

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved