Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Entertainment

Dulu Nomor Telepon Disebar untuk Kampanye, Kini Tina Toon Menyesal Nomornya Dipakai Pinjol

Mantan artis cilik, Tina Toon kini menyesal setelah nomor teleponnya dipakai untuk jaminan pinjaman online (pinjol) orang yang tak bertanggungjawab.

Editor: Torik Aqua
Instagram.com/@tiantoon101
Tina Toon menyesal pernah sebar nomor teleponnya, kini malah dijadikan jaminan pinjol 

TRIBUNJATIM.COM - Mantan artis cilik, Tina Toon kini menyesal setelah nomor teleponnya dipakai untuk jaminan pinjaman online (pinjol) orang yang tak bertanggungjawab.

Diketahui Tina Toon kini menjabat sebagai anggota DPRD untuk DKI Jakarta.

Sebelumnya, Tina Toon juga sempat berkampanye agar bisa menjadi anggota DPRD DKI Jakarta.

Nahasnya saat itu Tina Toon malah menyebarkan nomor teleponnya.

Baca juga: Niat Tampung Aspirasi Warga, Nomor HP Tina Toon Malah Dipakai Buat Pinjol, ‘Bukan Sekali Dua Kali’

Sebagai selebriti yang kini menjabat anggota DPR untuk DKI 2, Tina Toon bermaksud memaksimalkan kinerjanya dengan membuka layanan pengaduan bagi warga Jakarta.

Tak hanya melalui media sosial, Tina Toon juga sempat menyematkan nomor telepon agar mempermudah warga yang ingin menghubunginya.

Tapi kenyataannya, nomor telepon pengaduan justru disalahgunakan hingga menjadi jaminan pinjol oleh orang yang tak dikenal.

“Salah satunya kan ada instagram orang tuh bisa gampang menghubungi Tina Toon. Bahkan Tina Toon pada saat kampanye dia memasang satu nomor handphone khusus ya, supaya orang kalau mau ngadu apa-apa bisa telepon,” kata Feni Rose saat berbincang dengan Tina Toon di acara Rumpi No Secret, episode Selasa (10/9/2024).

“Tujuannya itu, (kenyataannya) jadi pernah dipakai buat pinjol,” sahut Tina Toon.

Tina Toon mengaku, penggunaan nomor telepon pengaduan itu selalu berjalan lancar sesuai fungsinya.

Namun teror baru dirasakannya usai dia menyematkan nomor telepon tersebut untuk keperluan kampanye.

“Padahal sebenernya nomor ini tuh udah dari semenjak yang aku periode pertama udah pasang, udah punya ini, di Instagram di bio tuh udah ada. Tapi pas kampanye itu jadi masif karena aku taruh di banner.”

“Awal-awal masih aman-aman aja, karena kan yang masuk ada emang untuk laporan. Kadang-kadang ibu-ibu ‘selamat pagi’ dengan segala motivasi-motivasi banyak banget. Ada juga yang broadcast itu something yang biasa bahkan ada yang jualan,” cerita Tina Toon.

“Untungnya pas selesai tuh (kampanye) itu diteror.”

Tina Toon sempat tak menggubris kala pertamakali mendapat pesan singkat penagihan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved