Berita Blitar

Diduga Kepala Terbentur, Remaja di Blitar Tewas saat Terjun ke Sungai

Nasib nahas menimpa Andika Bayu Saputra (18), remaja asal Lingkungan Purworejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
Polres Blitar
Polisi melakukan olah TKP di lokasi remaja yang tewas tenggelam saat mandi di sungai atau saluran irigasi sekunder di Lodoyo Timur, Kabupaten Blitar, Jumat (4/10/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Nasib nahas menimpa Andika Bayu Saputra (18), remaja asal Lingkungan Purworejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Andika ditemukan tewas tenggelam saat mandi di sungai atau saluran irigasi sekunder perbatasan Kelurahan Jegu dan Kelurahan Jingglong di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jumat (4/10/2024).

Kepala korban diduga terbentur benda tumpul saat terjun dari pinggir sungai ke dasar sungai di lokasi.

"Diduga, saat korban terjun ke pusaran air, pelipis dan pipinya terbentur dengan benda tumpul di dalam air. kata Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi.

"Beberapa saat setelah tenggelam, korban muncul ke permukaan sungai sudah dalam keadaan tidak bergerak dan posisi tubuhnya terbalik kaki di atas dan kepala di bawah," lanjut Putut.

Putut menjelaskan, korban pergi ke sungai bersama dua temannya, Bagas Saputra dan M Rizky Aldiansyah. Mereka berboncengan tiga naik sepeda motor pergi ke sungai.

Baca juga: Penjagaan Ketat Warnai Autopsi Jasad Santri yang Tewas usai Dilempar Kayu Berpaku oleh Guru Ngaji

Sesampai di lokasi, ketiganya langsung melepas baju untuk mandi di sungai. Kedua teman korban, Bagas dan Rizky masih berdiri di dekat lokasi parkir sepeda motor.

Sedang korban langsung terjun ke pusaran sungai atau saluran irigasi sekunder dengan kedalaman lebih kurang sekitar 3 meter.

Setelah terjun ke sungai, tubuh korban muncul di permukaan air dalam posisi kaki di atas dan kepala di bawah.

"Kedua teman korban sempat menarik tubuh korban ke pinggir sungai. Lalu, tubuh korban diangkat ke atas bibir sungai. Tapi, korban sudah tidak bergerak, mulutnya mengeluarkan busa," ujarnya.

Selanjutnya, kedua teman korban memberitahukan peristiwa itu kepada keluarga korban.

Keluarga korban segera datang ke lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Baca juga: Pesta Pernikahan di Tengah Banjir Sepaha, Tamu Undangan Santai Makan, Seperti di Restoran Sungai

"Keluarga korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Lodoyo Timur Polres Blitar. Polisi dan tim medis datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan melakukan visum terhadap tubuh korban," katanya.

Dari hasil visum, terdapat luka memar di pelipis kanan dan pipi kiri korban. Luka memar itu diduga akibat benturan benda tumpul di dasar sungai.

Sedang di bagian tubuh korban bersih tidak ditemukan ada luka memar bekas benturan.

"Keluarga korban tidak menghendaki dilakukan autopsi pada tubuh korban. Keluarga menerima peristiwa yang dialami korban sebagai musibah," ujarnya.

Baca juga: Pamit Bermain dengan 2 Teman, Balita Tenggelam di Sungai Irigasi di Malang, Polisi Sisir Aliran Air

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved