Viral Bola
Paulo Fonseca Pusing Hadapi Theo Hernandez, Kapten AC Milan Diberi Kritikan Mirip Rafael Leao
Terlebih soal kondisi Theo Hernandez dan kelakuan dari Rafael Leao. Bahkan dua nama ini juga mendapatkan kritik yang sama dari Paulo Fonseca.
Bakat dan minatnya itu menurun kepada dua putranya yang saat ini menikmati karier di lapangan hijau juga.
Mengutip laman Transfermarkt, Martin lahir di Belanda pada 11 April 1972. Saat ini, usianya telah memasuki 52 tahun.
Pada catatan karier sepak bolanya, Martin mengawali perjalanan bersama PEC Zwolle, sebuah klub profesional di Belanda.
Sebelum naik ke tim utama pada 1990, ia lebih dulu menjadi bagian Zwolle U-19. Menghabiskan banyak waktu bersama Zwolle, Martin hengkang ke Amerika Serikat pada Juli 1998.
Waktu itu, ia bergabung dengan Nashville Metros. Namun, waktunya di Negeri Paman Sam sangat singkat. Pada November di tahun yang sama, Martin kembali ke Eropa dan bermain untuk klub asal Finlandia, FC Jokerit.
Kurang dari setahun, Martin pindah menuju klub Finlandia lain bernama FC Haka. Pada Januari 2000, ia sempat dipinjamkan ke FC Den Bosch di Belanda.
Bertahan setengah musim, Martin kembali ke FC Haka dan terus bersama hingga Januari 2002. Setelahnya, ia kembali ke Belanda dan bergabung dengan SC Veendam.
Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com
| Persib Dijagokan Shin Tae-yong Juara Super League, Mantan Pelatih Timnas Indonesia Ungkap Alasannya |
|
|---|
| Pekerja Stadion Venue Piala Dunia 2026 Bersatu, Ancam Mogok Kerja Demi Hak |
|
|---|
| Patrick Kluivert Belum Move On, Akui Kecewa Tak Bisa Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Dilema AC Milan, Incar Striker Muda Masa Depan atau Penyerang Gaek Berpengalaman |
|
|---|
| Man United Tak Keberatan Rashford Dikembalikan Barcelona, ada Cara Lain Sulap Jadi Uang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Theo-Hernandez-pemain-AC-Milan-yang-menjadi-pemain-penting-di-balik-kebangkitan-Rossoneri.jpg)