Berita Viral

Kesaksian Warga Soal Rumah Ketua RT Prigelan Dibobol Maling, Perhiasan Raib, Kades: Kerja Bakti

Rumah Ketua RT Desa Prigelan, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Senin (18/11/2024), menjadi sasaran pencuri.

Tayang:
Editor: Ficca Ayu Saraswaty
The Digital Way/Dok Warga
Kondisi rumah warga Desa Prigelan seusai disatroni maling pada siang hari Senin (18/11/2024). 

TRIBUNJATIM.COM - Musibah pencurian terjadi di rumah Ketua RT Prigelan.

Rumahnya dibobol maling ketika ditinggal kerja bakti.

Alhasil, perhiasan dan uang yang dimilikinya pun raib.

Rumah Ketua RT Desa Prigelan, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Senin (18/11/2024), sekitar pukul 09.45 WIB, menjadi sasaran pencuri. 

Saat itu, ketua RT berinisial N sedang kerja bakti bersama warga lainnya. Sementara istrinya pergi menjemput anak ke sekolah. 

Akibatnya perhiasan dan uang tunai raib digondol pencuri. Kasus itu telah ditangani aparat kepolisian setempat.

“Betul, telah terjadi pencurian di rumah Pak N ketika beliau kerja bakti dan istrinya menjemput anak sekolah,” ujar Kepala Desa Prigelan Supratno saat dihubungi pada hari yang sama.

Baca juga: Dikira Debt Collector, Emas 25 Gram dan Rp 7 Juta Milik Pak RT Raib setelah Disatroni Maling

Kesaksian warga

Sejumlah warga sempat melihat dua orang yang dicurigai sebagai pelaku di sekitar rumah korban sebelum pencurian terjadi. 

Para pelaku diketahui menggunakan sepeda motor dan mengenakan helm serta masker. Salah satu pelaku memiliki tubuh tegap dan tinggi, sementara pelaku lainnya bertubuh besar namun pendek. 

Penampilan mereka tidak terlalu mencurigakan pada awalnya karena warga mengira mereka adalah debt collector atau pekerja yang berkunjung ke desa.

Setelah kejadian, rumah korban ditemukan dalam kondisi berantakan. Barang-barang di dalam rumah diobrak-abrik oleh pelaku dalam upaya mereka mencari barang berharga. 

Video yang menunjukkan kondisi rumah pasca kejadian kemudian beredar di media sosial, menimbulkan keprihatinan masyarakat.Korban, N, segera melaporkan insiden ini ke Polsek Pituruh untuk ditindaklanjuti. 

Terkait kejadian itu, Supratno mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah. Ia menyarankan agar setiap pintu dan jendela diperiksa dengan saksama sebelum bepergian untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. 

“Saya mengimbau kepada warga desa agar apabila mau bepergian, mohon dicek kembali pintu rumahnya sudah dikunci atau belum,” tutupnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved