Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Anak Belum Pulang usai Nonton DWP 2024 Ternyata Dipalaki Polisi Rp100 Juta, Orangtua Ngadu ke KBRI

Salah satu ortu korban pemalakan polisi di konser DWP mendatangi KBRI untuk menanyakan keberadaan anaknya. Ternyata anak ditahan dimintai Rp100 juta.

Tribun Pekanbaru
Salah satu ortu korban pemalakan polisi di konser DWP mendatangi KBRI untuk menanyakan keberadaan anaknya. Ternyata anak ditahan dimintai Rp100 juta. 

TRIBUNJATIM.COM - Kasus penonton DWP 2024 dipalak polisi ramai diperbincangkan.

Adapun korban mayoritas penonton yang merupakan warga negara asing, satu di antaranya Malaysia.

Sebanyak 18 anggota polisi terlibat dan kini harus menjalani sidang kode etik.

Atase Polri Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) mengungkapkan bahwa warga negara asing (WNA) asal Malaysia yang mengadukan dugaan pemerasan oleh polisi setelah menyaksikan Djakarta Warehouse Project (DWP) dipalak senilai Rp 100 juta.

Hal tersebut terungkap saat orangtua korban datang ke KBRI untuk menanyakan keberadaan anaknya yang belum pulang usai menyaksikan DWP 2024 di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Yang saat itu ditahan oleh Polda Metro Jaya dan pengacara, serta diminta uang sejumlah berkisar Rp 100 juta,” jawab admin layanan aduan Atase Polri KBRI Kuala Lumpur kepada Kompas.com, Sabtu (28/12/2024).

Baca juga: Daftar 34 Nama Polisi yang Dimutasi setelah Kasus Pemerasan 400 Warga Negara Malaysia di Konser DWP

Oleh karena itu, Atase Polri KBRI Kuala Lumpur mencoba menghubungi Polda Metro Jaya untuk mengonfirmasi hal tersebut.

“Kami coba terhubung dengan korban via telepon. Koordinasi membuahkan hasil, korban dilepaskan dan kembali ke Malaysia tanpa membayar,” kata dia.

Saat ditanya alasan dan berapa lama korban ditahan di Polda Metro Jaya, sayangnya Atase Polri KBRI Kuala Lumpur tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut.

“Mohon maaf, informasi yang dapat kami berikan kepada eksternal hanya sebatas ini,” pungkas dia.

Sejauh ini, Atase Polri KBRI Kuala Lumpur baru menerima satu pengaduan terkait hal tersebut.

Untuk diketahui, layanan aduan korban pemerasan polisi terhadap penonton DWP 2024 diumumkan melalui unggahan Instagram @atpol_kl.

Dalam unggahan tersebut, korban bisa mengadukan melalui WhatsApp +60148335799 atau email atpolkl@gmail.com.

“Jika Anda menjadi korban atau melihat tindakan pemerasan atau kejahatan lainnya dalam event Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024, segera laporkan kepada kami melalui hotline berikut,” bunyi unggahan @atpol_kl.

Polisi palak penonton DWP 2024 dapat Rp2,5 miliar. Identitas 12 oknum viral. Ada yang pangkat AKBP hingga Briptu.
Polisi palak penonton DWP 2024 dapat Rp2,5 miliar. Identitas 12 oknum viral. Ada yang pangkat AKBP hingga Briptu. (Thinkstock/Antoni Halim via Kompas.com)

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 18 anggota polisi menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terkait kasus dugaan pemerasan terhadap 45 warga negara asing (WNA) asal Malaysia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved