Berita Malang

Hari Pertama Tahun 2025, Satu Rumah di Perumahan Grand Orchid Kota Malang Terbakar

Memasuki tahun 2025, wilayah Kota Malang diwarnai kebakaran rumah yang terjadi di kawasan Perumahan Grand Orchid Kelurahan Tunggulwulung Kecamatan Low

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
Petugas PMK Kota Malang saat memadamkan kebakaran rumah di Perumahan Grand Orchid Kelurahan Tunggulwulung Kecamatan Lowokwaru, Rabu (1/1/2025) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Memasuki tahun 2025, wilayah Kota Malang diwarnai kebakaran rumah yang terjadi di kawasan Perumahan Grand Orchid Kelurahan Tunggulwulung Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (1/1/2025).

Salah seorang saksi mata, Puji (38) mengatakan insiden kebakaran sebuah rumah di Grand Orchid itu terjadi sekitar pukul 06.50 WIB.

"Mendadak, ada asap hitam tebal dari arah lantai dua rumah milik pak Janung. Karena kepulan asapnya tebal dan khawatir merambat ke bangunan lainnya, akhirnya warga memanggil bantuan Pemadam Kebakaran (PMK)," jelasnya.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang Agoes Soebekti menuturkan, setelah menerima laporan maka timnya segera menuju ke lokasi kejadian. Sebanyak 4 unit mobil pemadam berikut 20 personel dikerahkan.

Baca juga: Konser Depan Balai Kota Malang Jadi Sasaran Empuk Copet, Satu Pelaku Ditangkap, Dua Masih Dikejar

"Kurang dari 20 menit, kami sudah tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman. Dari hasil asesmen, kami mendapati bahwa titik api berada di lantai dua," terangnya.

Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit atau tepatnya sekitar pukul 07.41 WIB, akhirnya kebakaran tersebut berhasil dipadamkan. Diketahui, bagian area rumah yang terdampak kebakaran seluas 12 meter persegi.

"Dari hasil asesmen, estimasi kerugian material mencapai Rp 75 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut," ungkapnya.

Baca juga: Vila di Kota Batu Roboh Timpa Wisatawan, Pj Walikota Soroti Pengembang Perumahan Nakal 

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses identifikasi. Namun diduga kuat, berasal dari korsleting listrik

"Kami menekankan pentingnya memeriksa instalasi listrik secara berkala. Termasuk jangan menaruh atau menyimpan secara sembarangan bahan mudah terbakar," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agoes menyampaikan bahwa pihaknya siap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, untuk segera melapor jika melihat atau mengetahui adanya kebakaran. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat juga kami datang dan meminimalisir dampak kebakaran," tandasnya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved