Berita Viral

Murid SD Angkuti Meja & Lemari Gegara Digugat Pemilik Lahan, Kepsek Pasrah Sekolah Mau Disegel

Terlihat para siswa dan guru mengosongkan kelas hingga mengangkuti meja, kursi, dan lemari.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Kompas.com/DEFRIATNO NEKE - ISTIMEWA
Sekolah akan ditutup oleh ahli waris tanah, puluhan siswa SDN 2 Wajo ramai-ramai memindahkan meja guru, Sabtu (4/1/2025). 

TRIBUNJATIM.COM - Aksi murid dan guru sekolah dasar (SD) gotong royong mengeluarkan barang-barang dari kelas di sekolah viral di medsos.

Di video berdurasi 1 menit 44 detik, terlihat para siswa dan guru mengosongkan kelas hingga mengangkut meja, kursi, buku, dan lemari.

Perisitiwa ini diketahui terjadi di SDN 2 Wajo, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Baca juga: Anggota DPR Anak Tukang Pembuat Sapu Jalan Kaki dari Jakarta ke Boyolali Tempuh 600 Km, Penuhi Nazar

Dalam video, terlihat puluhan anak-anak ramai-ramai mengangkat lemari sekolah.

Selain itu, terlihat guru-guru sibuk mengeluarkan buku pelajaran dari dalam lemari sekolah dan diangkat oleh para siswa.

Lalu terdengar seorang wanita menyebut barang-barang yang dipindahkan ke ruangan lainnya.

Ia menyebut, hal itu imbas sekolah yang hendak ditutup gegara lahan sekolah bersengketa.

Bahkan kemas-kemas barang telah dilakukan sejak memulai tahun ajaran baru, tepatnya Kamis, 2 Januari 2025 kemarin.

"Halo guys, ini hari tanggal 3 Januari 2024, sekolah kami sedang berduka," katanya dalam video.

"Ini mungkin lebay ya guys, tapi saya pribadi betul-betul sangat bersedih karena di tahun 2025 ini," ungkap dia.

"Sekolah kami berkasus kembali dan tidak ada titik temu dari para penggugat dan pemerintah," imbuhnya dalam video.

Wanita dalam video tersebut lanjut menjelaskan pemerintah sudah berusaha membantu.

Namun dari pihak penggugat tetap tidak menerima.

"Sekolah kami, kemungkinan besar akan disegel kembali," ungkapnya dalam video tersebut.

Para siswa SD dan gurunya yang gotong royong memindahkan meja dan kursi karena persoalan dengan pemilik tanah
Para siswa SD dan gurunya yang gotong royong memindahkan meja dan kursi karena persoalan dengan pemilik tanah (Kompas.com)

Kepala Sekolah SDN 2 Wajo, Salfina, mengkonfirmasi kondisi sekolah mereka saat ini nyaris ditutup.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved