Berita Kabupaten Kediri
Dinkes Tegaskan Belum Ada Kasus HMVP di Kediri, Ingatkan Masyarakat Jaga Pola Hidup Sehat
Dinkes menegaskan hingga kini belum ada kasus HMVP di Kediri, ingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri memastikan, hingga saat ini belum ditemukan kasus Human Metapneumovirus (HMVP) di Indonesia, termasuk di wilayah Kediri, Jawa Timur.
Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Ahmad Khotib, menjelaskan, HMVP adalah virus yang memiliki karakteristik mirip flu biasa dan umumnya muncul pada pergantian musim dingin ke musim semi di negara-negara beriklim empat musim.
Virus ini pernah terdeteksi di beberapa negara Asia seperti China dan Jepang, tetapi hingga kini tidak terindikasi sebagai ancaman serius di Indonesia.
"Virus HMVP ini sudah lama ada. Dari berbagai penelitian, sekitar 30 persen kasus flu biasa di masyarakat pernah dikaitkan dengan HMVP, namun gejalanya cenderung ringan dan tidak memicu kepanikan," jelas dr Ahmad pada Selasa (14/1/2025).
Ia menambahkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia juga belum menerima laporan mengenai merebaknya virus HMVP di Tanah Air.
"Sejauh ini, Kemenkes tidak menganggap virus ini sebagai ancaman baru. Fokus kita adalah menjaga kesehatan masyarakat melalui langkah preventif," jelasnya.
Meski HMVP belum terindikasi di Kabupaten Kediri, dr Khatib tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan.
Menurutnya, menjaga daya tahan tubuh adalah kunci utama untuk melindungi diri dari berbagai jenis virus, termasuk flu.
Baca juga: Pj Bupati Klaim Penularan Virus HMPV Masih Belum Ditemukan di Lumajang, Pencagahan Dilakukan
"Pencegahan paling efektif adalah meningkatkan imunitas tubuh. Konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, istirahat cukup, dan selalu menjaga kebersihan adalah langkah yang sangat penting," imbuhnya.
Selain itu, dr Khatib mengimbau masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari otoritas kesehatan agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang tidak valid terkait virus ini.
"Yang terpenting adalah tetap waspada, tetapi jangan panik. Pastikan untuk selalu mengikuti anjuran resmi dari Dinas Kesehatan atau Kementerian Kesehatan," ungkapnya.
HMVP
Kediri
dr Ahmad Khotib
menjaga kebersihan
Kementerian Kesehatan
TribunJatim.com
berita Kabupaten Kediri terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Cegah Bus Pariwisata di Kediri Ugal-ugalan di Jalan, Polisi Gencarkan Sosialisasi dan Ramp Check |
|
|---|
| Baznas Kabupaten Kediri Lampaui Target, Bupati Mas Dhito Dorong Sinkronisasi Program dengan Pemkab |
|
|---|
| Cegah Banjir, Dinas PUPR Kediri Lakukan Normalisasi di 20 Titik Sungai di Sejumlah Kecamatan |
|
|---|
| Perbaikan Plengsengan Ambrol di Sungai Paron Kediri Ditargetkan Rampung Akhir Januari 2025 |
|
|---|
| Siswa PAUD hingga SMA dan SLB di Kediri Dapat Makan Bergizi Gratis, Ketua DPRD: Harus Diawasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Kediri-dr-Ahmad-Khotib-ditemui-pada-Selasa-14-januari.jpg)