Berita Entertainment

Ternyata Keluarga Nanang Gimbal Pernah Hina Sandy Permana, Istri Korban: Harusnya Saya yang Dendam

Ade Andriani, istri dari mendiang Sandy Permana, mengungkapkan bahwa keluarga tersangka Nanang Gimbal sering menghina suaminya.

Editor: Ficca Ayu Saraswaty
YouTube Trans TV Official/Warta Kota
Kolase foto Sandy Permana yang tewas ditusuk Nanang Gimbal. 

TRIBUNJATIM.COM - Baru terungkap keluarga Nanang Gimbal pernah menghina Sandy Permana.

Hal tersebut disampaikan oleh istri Sandy Permana.

Ade Andriani, istri dari mendiang Sandy Permana, mengungkapkan bahwa keluarga tersangka Nanang Gimbal sering menghina suaminya.

Oleh karena itu, Ade merasa, seharusnya dialah yang menyimpan dendam pada Nanang karena sakit hati.

“Ya enggak sangka ya, harusnya kan saya yang dendam sama keluarga mereka ya karena keluarga mereka itu sering ngehina suami saya,” ungkap Ade saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (17/1/2025).

“Ya menghina, ngejelek-jelekin suami saya. Harusnya saya yang harus dendam, sakit hati gitu. Selama ini saya tahan baik-baik. Ke tetangga (ngejelek-jelekin), semua di perumahan ini udah tahu kok mulut istrinya itu seperti apa karena sering menjelek-jelekan orang,” tuturnya.

Sehingga, ia pun merasa terkejut saat mengetahui ternyata Nanang menyimpan dendam begitu lama terhadap suaminya, yakni sejak hajatan pernikahan Sandy dan Ade pada 2018 lalu, yang digelar di perkarangan rumah Nanang.

Baca juga: Anak Sandy Permana Bingung Arti Almarhum usai Ayah Tewas, Istri Nangis: Sedih Banget Dengernya

Motif Pembunuhan

Sebelumnya, Sandy ditemukan dalam kondisi terluka parah di pekarangan rumahnya di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pada Minggu, 12 Februari 2025, dan meninggal dunia.

Tiga hari setelah kejadian, terungkap bahwa Nanang adalah pelaku penusukan yang menyebabkan kematian Sandy.

Nanang ditangkap oleh pihak kepolisian pada Rabu, 15 Februari 2025, di Karawang, Jawa Barat.Menurut

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, Nanang mengaku sakit hati setelah Sandy menatapnya dengan sinis dan meludah ke arahnya.

Dendam Nanang masih berlanjut pada Oktober 2024, saat Nanang dan Sandy ikut dalam rapat penurunan ketua RT.

Kejadian Penusukan

Puncak dendam Nanang terlampiaskan pada Minggu pagi, saat Sandy melintas di depan rumahnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved