Alasan Pemkab Tuban Pertimbangkan Perpanjang Penutupan Pasar Hewan
Telah ditutup sejak 28 Januari 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban akan pertimbangkan perpanjangan penutupan pasar hewan
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Muhammad Nurkholis
TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Telah ditutup sejak 28 Januari 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban akan pertimbangkan perpanjangan penutupan pasar hewan, Jumat (14/2/2024).
Kebijakan ini diambil karena adanya fenomena merebaknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak.
Penutupan pasar hewan di Kabupaten Tuban, tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 500.7.2.4/489/414.106.05/2025 pada 22 Januari 2025 terkait kewaspadaan dini terhadap PMK di wilayah Kabupaten Tuban.
Pemkab Tuban telah melakukan penutupan sementara pasar hewan di seluruh Kabupaten Tuban selama 21 hari, mulai 28 Januari hingga 17 Februari 2025.
Baca juga: Ratusan Ternak di Tuban Terjangkit PMK, 244 Dinyatakan Sembuh, Vaksinasi Digencarkan
Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Tuban Eko Julianto penutupan ini guna membatasi interaksi ternak dengan tujuan menghambat penyebaran virus.
“Upaya pencegahan telah kita lakukan, seperti penutupan pasar hewan,” ujar Eko Julianto.
Lebih lanjut Eko menuturkan jika, selain penutupan pasar, beberapa langkah yang telah dilakukan adalah dengan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi kandang.
Disinggung terkait apakah akan ada perpanjangan penutupan pasar hewan, Menurut Eko, pihaknya akan melihat perkembangan kasus di wilayah Kabupaten Tuban dulu.
“Kita akan pertimbangkan dengan melihat perkembangan lonjakan dulu,” imbuhnya.
Baca juga: Penyebab 13 Kursi Kades di Tuban Kosong pada 2025 ini, Pemkab Singgung Pemilu dan Hukum
Jika nantinya dirasa lonjakan kasus PMK masih menunjukkan kenaikan, maka kebijakan penutupan pasar hewan akan dilakukan perpanjangan.
“Perpanjangan masih kita pertimbangkan, dan akan kita bahas saat rapat koordinasi sebelum tanggal 17 Februari,” bebernya.
Sebagai Informasi tambahan hingga saat ini di Kabupaten Tuban terdapat 281 ternak yang terpapar PMK dan dari data DKP2P Tuban sudah ada 244 ternak yang telah dinyatakan sembuh.
Sedangkan 13 masih sakit dan mendapatkan perawatan, 19 ternak mati, dan 5 ternak harus dipotong paksa.
| DPRD Jatim Imbau Warga Waspada Super Flu, Jangan Panik Berlebihan |
|
|---|
| Tanda Bansos PKH 2026 Sudah Cair atau Belum, ini 2 Cara Mengeceknya |
|
|---|
| Kisah Abdurrahman Penjaga Sekolah Banyuwangi Nazar Lari 52 Km usai Jadi ASN, Bupati Ipuk: Dedikasi |
|
|---|
| Kecelakaan Maut Mobil Toyota Innova dan Motor di Gresik Tewaskan Wanita Muda |
|
|---|
| Plengsengan di Desa Bareng Jombang Ambles, Warga Khawatir Longsor Susulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pasar-hewan-rencana-bakal-ditutup.jpg)