Berita Terpopuler

VIRAL TERPOPULER: Kades Kohod Ngaku Dirinya Korban Pagar Laut - Alfian Pedagang Sate Bakar Ayah

Kumpulan berita peristiwa yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) tersangkum dalam berita terpopuler Jatim, Senin 17 Februari 2025.

Tayang:
Editor: Hefty Suud
KOLASE TRIBUNTANGERANG.COM/Nurmahadi - Dok Polres Pelabuhan Belawan
BERITA VIRAL TERPOPULER - (Foto kiri) Kades Kohod, Arsin bin Asip, akhirnya muncul setelah disebut menghilang usai membuat kegaduhan dalam kasus pagar laut di pesisir Tangerang, Jumat (14/2/2025), dan (foto kanan) Tampang M Alfian, penjual sate di Kecamatan Medan Deli, Medan Sumatera Utara nekat membakar ayah kandungnya, Rabu (12/2/2025). 

TRIBUNJATIM.COM - Kumpulan berita peristiwa viral di media sosial yang tersangkum dalam berita viral terpopuler hari Senin, 17 Februari 2025.

Berita pertama, Kades Kohod akhirnya muncul, ngaku dirinya korban kasus pagar laut Tangerang

Selanjutnya berita penjual sate bakar ayahnya hidup-hidup karena dagangannya tak laku.

Ada juga berita tentang video ibu hamil ngidam ditilang polisi, viral di media sosial.

Berikut selengkapnya berita viral terpopuler hari ini, Senin (17/2/2025) di TribunJatim.com.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Warga Evakuasi Uttang di Hutan Usai Diteror Penjual - Sosok yang Disindir Wenny

1. Kades Kohod Ngaku Dirinya Korban Kasus Pagar Laut, Sebut Ada Pelaku Inisial SP & C: Pihak Ketiga

KEMUNCULAN KADES KOHOD - Kades Kohod, Arsin bin Asip, akhirnya muncul setelah disebut menghilang usai membuat kegaduhan dalam kasus pagar laut di pesisir Tangerang, Jumat (14/2/2025). Ia mengaku sebagai korban.
KEMUNCULAN KADES KOHOD - Kades Kohod, Arsin bin Asip, akhirnya muncul setelah disebut menghilang usai membuat kegaduhan dalam kasus pagar laut di pesisir Tangerang, Jumat (14/2/2025). Ia mengaku sebagai korban. (TRIBUNTANGERANG.COM/Nurmahadi)

Lama menghilang, Kepala Desa Kohod, Arsin bin Asip, akhirnya muncul ke permukaan.

Namanya sendiri sempat jadi perbincangan publik terkait kasus pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang.

Dia pun meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kegaduhan yang telah terjadi.

Memakai peci hitam, baju muslim putih dan sarung, Arsin menyebut segala kegaduhan yang terjadi di Desa Kohod tak pernah dia harapkan.

Tak lupa dia juga tampak mengenakan jam tangan mewah berwarna emas. 

"Saya Arsin bin Asip secara pribadi maupun jabatan saya selaku Kepala Desa. Atas kegaduan yang terjadi di Desa Kohod, situasi tersebut tidaklah kami harapkan," ungkap Arsin kepada wartawan, Jumat (14/2/2025).

"Pada kesempatan ini, dengan kerendahan hati saya ingin menyampaikan permohonan maaf saya yang terdalam, khusus kepada warga Desa Kohod. Dan serta seluruh warga negara Indonesia," lanjut dia.

Arsin juga mengaku bahwa dalam kasus ini, dirinya turut menjadi korban dari perbuatan pihak lain.

Dia pun menilai, hal itu terjadi akibat dari ketidak hati-hatiannya dalam pelayanan publik di Desa Kohod.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved