2 Pompa BBWS Disiagakan di Dam Siphon, Banjir di Desa Tempuran Mojokerto Perlahan Surut

2 pompa BBWS Brantas disiagakan di Dam Siphon, banjir di Desa Tempuran Mojokerto perlahan mulai surut. Warga yang mengungsi pulang.

Tayang:
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
POMPA - Petugas BBWS dan Bidang SDA PUPR Kabupaten Mojokerto saat mengoperasikan dua unit pompa portabel, di Dam Siphon untuk mengurangi dampak banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (2/3/2025). Mesin pompa sudah beroperasi sejak Jumat (28/2/2025) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemkab Mojokerto gerak cepat dalam penanggulangan bencana banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada awal Ramadan 2025, Minggu (2/3/2025).

Dua mesin pompa portabel dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dikerahkan ke lokasi, untuk mengurangi dampak banjir.

Mesin pompa sudah beroperasi sejak Jumat (28/2/2025) lalu.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, mengatakan, pihaknya melalui bidang Sumber Daya Air (SDA) berkoordinasi dengan BBWS Brantas untuk penanggulangan banjir di Tempuran, yang disebabkan luberan sungai drainase pertanian.

"Dua unit pompa dari BBWS sudah siaga di Dam Siphon, untuk mengurangi dampak banjir di Tempuran," kata Rinaldi, Minggu (2/3/2025).

Ia mengungkapkan, pihaknya berkolaborasi dengan BBWS Brantas dengan kontribusi alat, dan pemda membantu biaya operasional dari dua pompa tersebut.

"Kita kolaborasi, BBWS menyediakan alat dan kita membantu BBM untuk operasional dua pompa portabel di Dam Siphon," ujar Rinaldi. 

Petugas BBWS, Rizal Arifuddin, menjelaskan, pompa portabel difungsikan untuk memperbesar debit sungai yang mengarah masuk ke Dam Siphon menuju Sungai Brantas.

Desa Tempuran dikelilingi tiga sungai, yaitu sungai Avour Watudakon, Avour Jombok, dan Sungai Balongkrai yang semuanya bermuara di Dam Siphon.

Baca juga: Kali Lamong Meluap Lagi, Dua Motor Dilaporkan Hanyut Saat Nekat Menerjang Banjir di Gresik

"Info teman-teman lapangan, dua pompa dengan kapasitas 250 liter/detik, sehingga total kapasitasnya 500 liter/detik. Alat pompa dari BBWS, sedangkan Mojokerto (pemkab) membantu operasional bahan bakarnya," bebernya.

Menurut dia, pompa disiagakan menyusul hujan intensitas tinggi dan cuaca ekstrem.

"Pompa portabel untuk memperbesar debit Siphon, sedang. Ada juga yang dibuang langsung ke Brantas tapi sebatas pompa itu saja sekitar 0.5 m3/detik," pungkasnya.

Kades Tempuran, Slamet, menyampaikan, kondisi terkini banjir yang kembali melanda kampungnya perlahan mulai surut.

"Alhamdulillah sudah surut kurang lebih sudah surut 50 cm. Surut di permukiman juga jalan tembus ke Mojoranu," ujar dia.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved