Berita Viral

Sosok Putri Karlina, Wabup Garut Semprot Ormas yang Kasari Orang Tidak Puasa: Cara Mainnya Gak Gini

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina semprot ormas geledah warung, tumpahkan minuman di depan pembeli yang tidak puasa. Aksinya viral di media sosial.

Editor: Hefty Suud
KOLASE Instagram @wakilbupatigarut
WABUP SEMPROT ORMAS - Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina semprot ormas yang kasari orang tidak puasa di warung makan. Tak mau Kota Garut dicap tidak ramah. 

TRIBUNJATIM.COM - Sosok Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, viral di media sosial

Aksinya 'semprot' organisasi masyarakat (ormas) yang bikin gaduh di warung makan saat bulan Ramadan 2025 banjir dukungan dari masyarakat. 

Diketahui, aksi ormas tersebut sempat ramai jadi perbincangan warganet alias netizen. 

Pasalnya mereka menegur orang yang tidak berpuasa dengan cara kasar. 

Ormas Aliansi Umat Islam di Garut, menggeledah sebuah warung makan yang masih tetap buka saat puasa.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @gagal sarjana, seorang pria anggota ormas tampak memarahi pembeli di warung lantaran tidak berpuasa.

Sontak pria anggota ormas tersebut sengaja menumpahkan minuman di depan pembeli.

Aksi tersebut menimbulkan kegaduhan hingga sampai ke Wakil Bupati Garut, Putri Karlina

Wakil Bupati Garut Putri Karlina pun menemui ormas dan Satpol PP terkait video viral tersebut.

Dalam pertemuan ini Putri Karlina menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak tepat dilakukan, karena berdampak Kota Garut dicap sebagai kota yang tidak ramah.

Baca juga: Sosok Citra Pitriyami, Bupati Pangandaran Tak Ikuti Aturan Jam Kerja Dedi Mulyadi: Kita 8 Jam

"Mungkin dilain Waktu bisa bicara ke rekan-rekannya.. Karena cara mainnya nggak begini, Satpol PP juga gak begini. Terus kalau sekarang viral, terus ke nasional. Garut ini memang ormasnya gini nanti orang yang mau investasi" tutur Putri Karlina dalam unggahan TikTok @tehputri.karlina, Jumat (7/3/2025).

Selain itu perwakilan ormas Aliansi Umat Islam yang hadir mengakui kejadian ini di luar dugaan mereka dan menyampaikan permohonan maaf.

"Dalam video yang beredadr, kami memohon maaf bahwa hal tersebut di luar dugaan kami, mungkin ini teguran buat saya dan rekan-rekan" ujar perwakilan ormas.

"Nah, kalau misalnya Garut terkenalnya ormasnya meresahkan anarkis dan segala macam, saya khawatir kalau Garut di cap sebagai kota tidak ramah investor" lanjut Putri Karlina.

Baca juga: Sosok Bupati Pekalongan Memaki dan Sumpahi Netizen, dari Keluarga Artis, Kekayaan Capai Rp 90 Miliar

Putri juga menyampaikan pentingnya menjaga ketertiban dengan cara yang benar, agar Garut tidak dicap sebagai daerah yang kurang kondusif. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved