Viral Internasional
Kereta Api di Pakistan Dibajak Teroris, 27 Orang Tewas, 450 Penumpang Masih Disandera
Kereta api di Pakistan dibajak oleh kelompok teroris sejak kemarin, Selasa (11/3/2025). Total ada sekitar 450 penumpang yang disandera para teroris.
Pada bulan November, kelompok separatis melakukan serangan bom bunuh diri di stasiun kereta api di Quetta yang menewaskan 26 orang, termasuk personel keamanan, staf kereta api, dan penumpang.'
Pemberontakan selama puluhan tahun di Balochistan oleh kelompok militan separatis telah menyebabkan terjadinya serangan terhadap pemerintah, tentara, dan kepentingan Tiongkok di wilayah tersebut, sehingga menimbulkan tuntutan untuk mendapatkan bagian dari sumber dayanya.
Balochistan yang kaya minyak dan mineral merupakan provinsi terbesar di Pakistan tetapi juga paling sedikit penduduknya.
Ini adalah pusat bagi suku minoritas Baloch di negara itu yang anggotanya mengatakan mereka menghadapi diskriminasi dan eksploitasi oleh pemerintah pusat.
BLA merupakan kelompok pemberontak etnis terbesar dari beberapa kelompok yang telah memerangi pemerintah negara Asia Selatan tersebut selama puluhan tahun, dengan mengatakan bahwa pemerintah tersebut secara tidak adil mengeksploitasi sumber daya gas dan mineral Balochistan yang kaya.
Sumber: Times of India/DailyMail
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Wapres AS Umumkan Kesepakatan dengan Iran Buntu, Donald Trump Malah Sibuk Nonton UFC |
|
|---|
| Usai Ditelepon Malaysia, Kapal Petronas Bebas Lewati Selat Hormuz, Iran: Tak Lupakan Teman |
|
|---|
| Hal yang Bisa Dilakukan Pemerintah usai 3 TNI Gugur Imbas Serangan Israel, Mengecam Saja Tak Cukup |
|
|---|
| Hotel di India Masak Pakai Tungku Kayu karena Stok LPG Langka akibat Konflik Timur Tengah |
|
|---|
| Indonesia Angkat Bicara usai Prajurit TNI Gugur dan Terluka Diduga Akibat Serangan Israel di Lebanon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Jaffar-Express-kereta-di-Pakistan-yang-dibajak-oleh-para-teroris.jpg)