Layanan Kesehatan di Kabupaten Kediri Tetap Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran 2025
Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal selama musim libur lebaran 2025.
Penulis: Isya Anshori | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal selama musim libur lebaran 2025.
Seluruh pos pengamanan akan dibantu dijaga oleh tenaga medis yang siap siaga, mendampingi petugas kepolisian serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan darurat selama arus mudik dan balik.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khotib menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Salah satunya adalah dengan mengaktifkan layanan Public Safety Center (PSC) 119 yang siap beroperasi 24 jam untuk konsultasi maupun evakuasi medis dalam situasi darurat.
"Semua posko akan dijaga oleh petugas kesehatan yang siaga penuh. Kami juga memastikan PSC 119 tetap beroperasi 24 jam selama libur Lebaran. Masyarakat bisa menggunakannya baik untuk konsultasi medis maupun sebagai layanan evakuasi jika terjadi keadaan darurat," jelas dr. Ahmad Khotib saat dikonfirmasi, Jumat (21/3/2025).
Selain itu, layanan di Puskesmas tetap berjalan selama periode libur Lebaran, yang berlangsung dari 23 Maret hingga 8 April 2025. Tidak hanya menangani kasus darurat, Puskesmas juga tetap melayani pasien dengan penyakit umum seperti diare, hipertensi, dan penyakit dalam lainnya.
"Kami memastikan Unit Gawat Darurat (UGD) di 7 Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap tetap beroperasi selama 24 jam. Selain itu, ada 26 klinik rawat inap yang juga siap memberikan layanan medis kepada masyarakat," tambahnya.
Baca juga: Kantor Dinkes Mencekam saat Diacak-acak Ormas, Isi Sampah Dihamburkan, Bicara Depan CCTV: Kita Ngopi
Setiap Puskesmas lanjut Khotib akan diperkuat oleh 3 hingga 6 tenaga medis yang bekerja secara bergantian untuk memastikan layanan kesehatan tetap optimal. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang membutuhkan bantuan medis tetap bisa mendapat pelayanan cepat dan tepat.
Dinkes Kabupaten Kediri juga telah berkoordinasi dengan rumah sakit milik Pemkab Kediri yakni RS SLG dan RSKK Pare untuk menghadapi kemungkinan lonjakan pasien selama libur Lebaran.
"Kami sudah berkoordinasi dengan rumah sakit di Kediri agar siap menerima rujukan dari Puskesmas dan posko kesehatan," ungkapnya.
Dengan kesiapan ini, diharapkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik atau merayakan Lebaran di Kediri bisa merasa lebih aman dan nyaman.
"Kami ingin memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga selama momen Lebaran. Jangan ragu untuk mendatangi fasilitas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan," pesannya.
Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk menjaga pola makan selama Lebaran agar terhindar dari masalah kesehatan, seperti diare akibat konsumsi makanan berlebihan atau tidak higienis, serta tekanan darah tinggi akibat makanan tinggi garam dan lemak.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama musim libur Lebaran, sehingga masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan aman dan sehat," tandasnya.
Baca juga: Dinkes Tulungagung Siagakan 32 Puskesmas dan 12 RS Saat Libur Lebaran, BPJS Permudah Layanan
Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri
layanan kesehatan
libur Lebaran 2025
Dinkes Kediri
Tribun Jatim Network
jatim.tribunnews.com
| Bangkit Setelah Pandemi, Kontes Ternak Sapi Kabupaten Kediri Bakal Digelar Kembali |
|
|---|
| Pemkab Sampang Ajukan Perbaikan Ratusan Sekolah Dasar ke Pusat, Anggaran Terbatas |
|
|---|
| Kejurkab Taekwondo Kediri 2026 Resmi Digelar, Jadi Ajang Pencarian Bibit Unggul |
|
|---|
| DPRD Dukung Kerja Sama Pemkab Pasuruan dan RWM untuk Atasi Sampah |
|
|---|
| Wisuda UT Surabaya 2026: Lulusan Didorong Siap Bersaing di Dunia Kerj |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Layanan-kesehatan-di-Kabupaten-Kediri-tetap-beroperasi-24-jam.jpg)