Lebaran 2025
Modifikasi Sajian Lebaran untuk Jaga Pola Makan Sehat, Kurangi Santan dan Perbanyak Buah
Modifikasi sajian khas Lebaran untuk menjaga pola makan sehat selama hari raya, kurangi santan dan memperbanyak makan buah.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lebaran selalu identik dengan hidangan khas yang menggoda selera.
Ketupat sayur, opor ayam, rendang daging, dan kue-kue kering menjadi sajian utama di meja makan dan meja tamu.
Namun, di balik kenikmatan itu, ada tantangan tersendiri dalam menjaga pola makan sehat selama perayaan berlangsung.
Dosen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya (FKM Unair), Lailatul Muniroh SKM MKes mengingatkan pentingnya keseimbangan dalam menikmati hidangan Lebaran.
Menurutnya, kebiasaan menahan lapar selama Ramadan sering kali berujung pada pola makan berlebihan saat hari raya tiba.
“Prinsipnya, ambil makanan secukupnya dan nikmati dengan bijak. Kurangi makanan bersantan dan berlemak tinggi, tambahkan sayuran, serta batasi konsumsi makanan manis dan gorengan. Minum air putih yang cukup dan tetap aktif bergerak,” ujarnya, Rabu (2/4/2025).
Pilihan makanan yang lebih sehat tetap bisa menjadi bagian dari perayaan tanpa mengurangi kelezatan sajian khas Lebaran.
Lailatul menyarankan penggunaan santan encer atau susu rendah lemak untuk masakan berkuah, serta memilih daging tanpa kulit untuk mengurangi lemak berlebih.
Baca juga: Mudik Lebaran ke Inggris Sebulan, Artis Bawa Bekal Kerupuk, Cireng hingga Bumbu Opor: Anakku Minta
“Campuran nasi putih dan nasi merah bisa meningkatkan asupan serat dalam ketupat. Sambal goreng kentang bisa diganti dengan tempe atau tahu, sedangkan kue kering dapat diganti dengan camilan sehat seperti buah,” tambahnya.
Selain itu, ada banyak alternatif hidangan sehat yang bisa dinikmati bersama keluarga, seperti sayur asem, sayur bening, sup sayuran, sup ikan, pepes ikan, tumis sayuran, dan urap.
Untuk camilan, pilihan yang lebih ringan dan bergizi antara lain buah-buahan segar seperti apel, jeruk, melon, dan semangka, serta salad buah, kurma, puding santan rendah lemak, dan roti gandum.
"Minuman yang dianjurkan pun lebih alami, seperti air putih, infused water, atau jus buah tanpa tambahan gula," urainya.
Dengan sedikit penyesuaian,menurutnya sajian Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan.
"Menyantap hidangan khas dengan porsi yang bijak dan mengganti beberapa bahan dengan pilihan yang lebih sehat dapat menjadi cara terbaik untuk tetap bugar selama momen istimewa ini," pungkasnya.
makanan khas Lebaran
ketupat sayur
opor ayam
Lailatul Muniroh
TribunJatim.com
berita Jatim terkini
Tribun Jatim
Melihat Tradisi Kupatan Pekauman Gresik yang Dilestarikan Turun Temurun, Gus Yani: Lebih dari 1 Abad |
![]() |
---|
Ditemani Arumi Bachsin, Wagub Jatim Emil Sowan ke Kiai Trenggalek Saat Lebaran Ketupat |
![]() |
---|
Sejumlah Pasar Tradisional di Kota Malang Ramai Pengunjung Saat Libur Lebaran 2025 |
![]() |
---|
Promosikan Aplikasi Ojek Online Lokal Trengalek, Mas Ipin Bagi Ratusan Ketupat Gratis Lewat Driver |
![]() |
---|
Diarak Berkeliling, Tumpeng Ketupat Cokelat Ludes Diserbu Pengunjung Kampung Coklat Blitar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.