Korban Tewas BMW Tabrak Pemotor di Surabaya Jadi 2 Orang, Sopir Ternyata Pulang Dugem

Kecelakaan maut yang melibatkan mobil BMW berpelat nomor B 6695 di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Minggu (13/4/2025) dini hari, kembali memakan korb

Tayang:
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa/TribunJatim.com
KECELAKAAN MAUT - Mobil BMW yang dikemudikan pria berinisial AA (25) yang menabrak tiga pengendara motor di Jalan Mayjen Sungkono, Dukuh Pakis, Surabaya, atau tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan (TMP), Minggu (13/4/2025) dini hari. Korban tewas bertambah menjadi dua orang. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kecelakaan maut yang melibatkan mobil BMW berpelat nomor B 6695 di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Minggu (13/4/2025) dini hari, kembali memakan korban jiwa. Jumlah korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi dua orang.  

Korban tewas pertama ialah Aditya Febriansyah Nur Fauzi (20) warga asal Babatan Gg 2 Rt 4 Rw 02 Wiyung Surabaya, yang mengedarai Motor Honda Beat L-4788-BAS.

Korban kedua yaitu seorang kakek bernama Sukirman Irma (71) warga asal Kencong Jember yang berdomisili Jl.Putat Gede Indah No. 62.

Sukirman Irma menghembuskan nafas terakhir pada Senin (15/4/2025) dini hari pukul 03.00 WIB di RS Bhayangkara. Pagi harinya, jenasah disalatkan di Majid AN-Nur Jl. Putat Gede Indah.

"Korban tersebut adalah warga saya yang keseharian sebagai Takmir masjid An-Nur dan telah hampir 20 tahun mengurusi masjid," kata Suyono ketua RT setempat.

Suyono menceritakan bahwa almarhum Sukirman ini, sebelum tertimpa musibah hingga meninggal, rencana akan pulang kampung ke Jember.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Surabaya, Sopir Mabuk, BMW Seruduk 3 Motor, Korban Tewas Bertambah Jadi 2 Orang

“Jadi pada waktu itu dia akan pulang kampumg setelah sholat subuh. Sebelum sholat subuh mengisi bensin penuh di SPBU Sekitaran TMP Mayjen Sungkono. Mengisi bensin penuh itu karena akan membawa barang bawaan di motornya lumayan banyak,” cerita Suyono.


Setelah mengisi bensin tidak jauh dan rencana pulang dulu ke Masjid untuk Salat  Subuh. Namun jarak beberapa meter setelah SPBU dirinya dihantam mobil Mewah dari arah belakang.

“Jadi korban saya ketahui terlibat kecelakan setelah saya dapat telfon dari petugas, dan posisi pak Sukirman sudah berada di RS Bhayangkara,” tambah Suyono.

Ketua Rt Suyono sempat menjenguk kondisi korban dirumah sakit Bhayangkara. Saat itu kondisi Sukirman masih sadar dan sempat bicara bahwa pengemudi mobil terlihat mabuk. Namun setelah itu korban merasa pusing dikepala dan rebahan kemudian muntah muntah. Pihak keluarga memutuskan Suyono dikebumikan di Jember.

Hasil penyelidikan Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya menunjukkan Anthony saat itu keadaan mabuk setelah pulang dari tempat hiburan malam Black Owl. Ia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, mencapai 120 km/jam, dari arah timur menuju barat. Dalam kondisi mabuk, Anthony kehilangan kendali hingga menabrak beberapa sepeda motor.

Pelaku ternyata saat itu bersama dua temannya yakni perempuan dan laki-laki.

Menurut Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Herdiawan kini Anthony Adiputra telah ditetapkan sebagai tersangka. “Untuk saat ini pengemudi mobil yang telah menewaskan dua korban jiwa sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Herdiawan singkat.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved