Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Cegah Pemahaman Terorisme Lewat Sosialisasi Kebangsaan, Densus 88 Libatkan Pondok Pesantren di Ngawi

Densus 88 Antiteror dan Polres Ngawi, menggandeng Pondok Pesantren Putri Ar Rohmah, sebagai mitra strategis dalam program deradikalisasi.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Samsul Arifin
Polres Ngawi
SOSIALISASI - Tim Pencegahan Densus 88 Antiteror Mabes Polri, bersama Polres Ngawi, menggelar Sosialisasi Kebangsaan, di Dusun Bulakrejo, Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Selasa siang (15/4/2025). Densus 88 dan Polres Ngawi menggandeng Pondok Pesantren Putri Ar Rohmah, sebagai mitra strategis dalam mencegah pemahaman terorisme, dan turut berperan aktifsebagai benteng ideologi yang mendukung keutuhan NKRI. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, NGAWI - Densus 88 Antiteror dan Polres Ngawi, menggandeng Pondok Pesantren Putri Ar Rohmah, sebagai mitra strategis dalam program deradikalisasi.

Kasat Intel AKP Bambang Wahyu Jati, mengatakan, melalui Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, di Dusun Bulakrejo, Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Selasa siang (15/4/2025), pondok pesantren diharapkan turut berperan aktif, sebagai benteng ideologi yang mendukung keutuhan NKRI.

“Sosialisasi kebangsaan sekaligus halal bihalal, untuk masa depan bangsa dan mengasah potensi santri, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar AKP Bambang.

Pihaknya menyatakan, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polres Ngawi, dalam mendukung edukasi kepada masyarakat.

“Ini juga sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, untuk lebih mencintai Tanah Air Indonesia,” ucapnya.

Baca juga: Hilang 2 Hari, Jasad Bocah 14 Tahun dari Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pencegahan Densus 88 Antiteror Mabes Polri AKBP Goentoro Wisnu, diwakili oleh Kompol Didik, mengemukakan pentingnya peran pondok pesantren, dalam melawan radikalisme dan teroris.

Kompol Didik memaparkan sejarah terorisme di Indonesia di hadapan peserta sekitar 100 Santriwati. Materi disampaikan supaya kedepan dapat menanggulangi paham Radikalisme dan terorisme dengan bijak.

“Peran radikalisme dalam mengancam stabilitas negara dan langkah-langkah pencegahan. Semoga dapat meningkatkan pemahaman para santri dan masyarakat tentang bahaya radikalisme,” tuturnya.

Baca juga: Panen Raya Serentak di Ngawi, Gubernur Jatim Khofifah Apresiasi Inovasi Petani Milenial

“Kami berharap dapat memperkuat peran pesantren, dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Para santriwati yang ada di Ponpes Ar Rohmah dapat menjadi duta perubahan,” tuntas Kompol Didik.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Ar Rohmah Ustad Ahmad Saefullah, menyambut baik kegiatan sosialisasi ini

"Kami beserta para pengurus berterima kasih, atas perhatian dari pemerintah dan materi yang diberikan," tandas Ustad Ahmad.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved