Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Pantas Sopir Mobil Listrik Nyaris Dihajar Massa, Diduga Mabuk Tabrak 23 Motor, Ini Kondisi Korban

Sopir mobil listrik di Jakarta Utara ini nyaris diamuk massa setelah menabrak puluhan motor dan satu gerobak.

Editor: Olga Mardianita
Instagram @priok.id
KECELAKAAN MOBIL - Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 di Jakarta Utara menabrak puluhan sepeda motor, Sabtu (19/4/2205) dini hari. Pengemudi mobil diduga mabuk dan nyaris dihajar massa. 

TRIBUNJATIM.COM - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil listrik terjadi di depan Diskotik Helen’s, Jakarta Utara.

Puluhan motor dan satu gerobak tahu bulat ditabrak mobil listrik Hyundai Ioniq 5.

Momen mobil gagal dikendalikan pengemudi pun viral di media sosial.

Pengemudi bahkan nyaris menjadi amukan massa, berdasarkan pada video beredar.

Hal itu tak mengherankan sebab pengemudi diduga mabuk.

Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Baca juga: Lemasnya Anak Durhaka usai Habisi Nyawa Ibu Karena Tak Diberi Uang untuk Mabuk, 5 Hari Sembunyi

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kasat Lantas Jakut AKBP Donni Muharam Wibisono, terjadi pada Sabtu (19/4/2025) dini hari.

Donni menuturkan pengendara mobil ialah seorang laki-laki berinisial MPK (30).

Kronologi berawal saat mobil listrik tersebut melaju dari arah timur ke arah barat menabrak pejalan kaki inisial AJ yang sedang berdiri di sisi kanan jalan.

Mobil listrik itu kemudian oleng ke kiri menabrak sepeda motor Honda Beat inisial AD.

"Sepeda motor terpental membentur dua pedagang gerobak tahu bulat IM dan SH yang sedang berjualan di pinggir kiri jalan," kata Donni dalam keterangan Sabtu (19/4/2025).

Mobil Ioniq 5 melaju hilang kendali selanjutnya menabrak 21 kendaraan sepeda motor yang terparkir di depan diskotek Helen's. 

Baca juga: Ditegur agar Tak Berisik, Pria yang sedang Mabuk Lem ini Malah Serang Ayahnya Hingga Meninggal

Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut pejalan kaki AJ mengalami patah tulang kini dirawat di Rumah Sakit.

Korban pengendara serta kedua penumpang Honda Beat mengalami luka-luka lecet.

"Seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan termasuk fasilitas pagar diskotek Helen's," ungkap AKBP Donni.

Polisi mengamankan barang bukti satu unit mobil listrik Hyundai Ioniq 5, satulembar SIM A PMJ atas nama MPK, sepeda motor berbagai merek 23 unit, dan dua gerobak tahu bulat.

Perkara ini ditangani unit laka lantas Polres Metro Jakarta Utara.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka. 

Seorang pejalan kaki berinisial AJ mengalami patah tulang lengan kanan dan dilarikan ke RS Royal Progress.

Pengendara motor berinisial AD mengalami luka lecet di siku pada tangan kanan. 

Baca juga: Lemasnya Anak Durhaka usai Habisi Nyawa Ibu Karena Tak Diberi Uang untuk Mabuk, 5 Hari Sembunyi

Sementara dua pengendara motor lainnya, FF dan MAG, luka di paha kanan, betis kiri dan dada.

"Ketiganya berobat di RS Satyanegara," kata Donni. 

Kejadian ini pun viral di kanal media sosial.

Dari video, pengemudi Ioniq 5 tampak dikerumuni oleh sejumlah warga.

Pengemudi mobil listrik itu nyaris menjadi bulan-bulanan massa di lokasi.

"Amanin orangnya itu amanin woy jangan dimatiin orangnya nanti gak ada yang ganti (rugi) motor," ucap perekam video.

"Mabuk itu," warga lainnya.

Sementara itu, pengemudi mobil BMW di Surabaya mabuk hingga menabrak tiga sepeda motor.

Dua orang pun tewas akibat kecelakaan di Jalan Mayjen SungkonoDukuh PakisSurabaya, atau tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan (TMP), pada Minggu (13/4/2025)

Semula, kecelakaan mobil BMW yang dikemudikan pria berinisial AA (25) warga Jalan Hayam Wuruk, Purworejo, Pasuruan itu, menyebabkan satu orang pemotor tewas dan dua pemotor lainnya, luka berat. 

Namun, seorang korban luka berat berinisial SN (71) warga Jember, pengendara motor Honda Astrea bernopol L-9970-OZ, dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Surabaya, Senin (14/4/2025) dini hari. 

"Iya, korban meninggal dalam perawatan," ujar Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Herdiawan Arifianto saat dihubungi Tribunjatim.com, pada Senin (14/4/2025). 

Mengenai dugaan penyebab, Arifianto menyebut, sopir mobil BMW berinisial AA mengemudi dalam keadaan terpengaruh minuman beralkohol. 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, alkohol portable didapatkan hasil 0,030 atau kurang lebih 30 persen," ungkapnya. 

Namun, disinggung mengenai penetapan status hukum terhadap sopir BMW tersebut, Arifianto mengungkapkan, pihaknya bakal melakukan gelar perkara atas kasus kecelakaan tersebut, Senin (14/4/2025). 

"Untuk penetapan (status hukum) insyaallah hari ini," pungkasnya. 

Baca juga: Fakta-fakta Mobil BMW Terbang Bebas dari Tol Gresik, Ternyata Jalan Belum Jadi, Pengemudi Lansia

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi mengatakan, pada hari kejadian, kecelakaan tersebut mengakibatkan pemotor Honda Beat bernopol L-4788-BAS, berinisial AFN (20) warga Babatan Wiyung Surabaya meninggal dunia di lokasi. 

Kemudian, pemotor ojek online Honda Scoopy bernopol L-3836-SM yang dikendarai MTS (24) yang membonceng penumpang warga negara asing (WNA) Prancis, RPM (27) juga mengalami luka ringan.

Kronologinya, kecelakaan bermula saat mobil BMW berjalan dari arah timur ke barat di Jalan Mayjen Sungkono. 

Setibanya di TKP, pengemudi mobil BMW diduga tidak konsentrasi sehingga menabrak tiga pengendara motor yang melaju searah di depannya. 

Yakni, masing-masing motor Honda Beat bernopol L-4788-BAS, motor Honda Astrea bernopol L-4970-OZ dan motor Honda Scoopy bernopol L-3836-SM.

"Kemudian Mobil BMW oleng ke kiri menabrak pohon depan TMP. Akibat laka lantas tersebut Aditya Febriansyah Nur Fauzi meninggal dunia di TKP," ujarnya, saat dihubungi TribunJatim.com.

----- 

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com

Berita Jatim dan berita viral lainnya.

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved