Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Arema FC

Hasrat Kembali ke Stadion Kanjuruhan Malang Harus Tertunda, Arema FC masih Butuh Simulasi Pengamanan

Meskipun risk assessment Stadion Kanjuruhan Malang mendapatkan poin 7,1, hal itu tidak membuat Arema FC langsung bisa memakai stadion untuk bertanding

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifky Edgar
LATIHAN (Arsip) - Arema FC saat menjalani latihan perdana di Stadion Kanjuruhan Malang pasca diresmikan pada Kamis (27/3/2025). Arema FC belum bisa memakai Stadion Kanjuruhan Malang untuk berlaga. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC belum bisa memakai Stadion Kanjuruhan Malang untuk berlaga.

Meskipun risk assessment telah dilakukan dan Stadion Kanjuruhan Malang mendapatkan poin 7,1, hal itu tidak membuat Singo Edan langsung bisa memakai Stadion Kanjuruhan untuk bertanding.

Ada beberapa faktor lagi yang harus dipenuhi oleh Arema FC, maupun dari pihak-pihak lainnya yang terlibat langsung dalam pertandingan.

Seperti dari Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan, kepolisian yang bagian dari keamanan, serta dari Pemerintah Kabupaten Malang selaku pemilik Stadion Kanjuruhan.

Lantas, kapan Arema FC bisa kembali bermain di Stadion Kanjuruhan?

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi menyampaikan, kembalinya Arema FC ke Stadion Kanjuruhan hanya menunggu simulasi keamanan saja.

Simulasi keamanan ini diperlukan, setelah berbagai pihak yang terlibat langsung dalam pertandingan telah menyepakati kesepakatan bersama.

Selain itu, hasil risk assessment Mabes Polri dan verifikasi PT LIB juga menekankan pentingnya simulasi pengamanan dan penandatanganan MOU dengan Pemkab Malang sebelum stadion bisa digunakan.

Sebab, Stadion Kanjuruhan ini sudah lama tidak digunakan pasca Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 silam.

"Perlu diakui setelah Kanjuruhan direnovasi kalau ditarik mundur stadion ini gak pernah dipakai," kata Inal, sapaan Yusrinal Fitriandi kepada Tribun Jatim Network, Minggu (20/4/2025).

Baca juga: Arema FC Tumbang Lawan Persita, Kesalahan Singo Edan di Babak Kedua Berujung Kekalahan

"Lalu banyak perpindahan dari stakeholder yang terlibat di pertandingan dalam beberapa tahun ini," tambahnya.

"Semisal Kapolres Malang yang ganti, lalu dari kedinasan juga, makanya stakeholder bersepakat untuk perlunya melakukan simulasi ini," lanjutnya. 

Belum dilakukannya simulasi ini membuat laga Arema FC lawan Madura United dan Persebaya Surabaya harus pindah venue ke Bali.

Sesuai dari surat PT LIB, laga Arema FC vs Madura United seharusnya digelar di Stadion Soepriadi Blitar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved