Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Bupati Nganjuk Kang Marhaen Perkuat Mitigasi Bencana Pasca Longsor

Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Dolopo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, beberapa hari lalu. 

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
Diskominfo Nganjuk
LAKUKAN MITIGASI : Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama BPBD setempat mendatangi Dusun Dolopo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, berdiskusi dengan warga mengenai mitigasi bencana, Senin (26/5/2025). Ini dilakukan menyusul adanya peristiwa longsor di wilayah tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Dolopo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, beberapa hari lalu. 

Longsoran tanah menimbun lahan pertanian milik warga serta memutus akses saluran irigasi di wilayah tersebut.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Menyusul adanya peristiwa itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama BPBD setempat mendatangi Dusun Dolopo. 

Di sana, Kang Marhaen -sapaan Bupati- berdiskusi dengan warga mengenai mitigasi bencana. 

Hal ini guna mengantisipasi bencana susulan dan mempercepat penanganan.

"Tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat perlu terlibat dalam upaya mitigasi bencana ini. Kita harus bergerak cepat dan kompak," katanya, Senin (26/5/2025). 

Ia mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi Jawa Timur.

Koordinasi yang dilaksanakan mengenai tindakan lanjutan dalam menanggulangi kawasan rawan longsor tersebut. 

Selain itu, Pemkab akan terus memantau perkembangan situasi agar dampak longsor tidak semakin meluas.

"Kami akan percepat proses identifikasi dan penanganan titik-titik rawan di sekitar wilayah itu. Keselamatan warga adalah prioritas utama," ungkapnya. 

Sebagai informasi, tanah longsong di Dusun Dolopo terjadi dipicu akibat curah hujan yang cukup tinggi. 

Kejadian ini merupakan longsor susulan yang terjadi di titik serupa dengan bencana serupa pada 2017

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved