Workshop Pembuatan Sabun Kian Diminati, Seru-seruan Kenali Perawatan Kulit Berbahan Ramah Lingkungan
Tren workshop pembuatan sabun natural kian diminati, seru-seruan mengenali perawatan kulit berbahan ramah lingkungan.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurika Anisa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penggunaan beberapa produk perawatan kulit seperti sabun berbahan natural kini makin ngetren, pun dengan kegiatan workshop atau pembuatannya yang makin diminati berbagai kalangan.
Hal ini diakui Thyrza Farizah owner dari Soappahollic, bisnis yang bergelut pada pembuatan sabun natural asal Sidoarjo, Jawa Timur.
Kegiatan workshop memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang suka belajar dan berkarya.
Di samping itu, peserta juga dapat berinteraksi bahkan dengan seseorang yang sebelumnya asing dalam sebuah pertemuan kreatif.
“Kalau satu tahun terakhir kegiatan workshop cukup (meningkat) signifikan, banyak peminatnya dari berbagai macam kalangan. Juga berbagai macam umur mereka menggeluti kegiatan ini, apalagi Gen Z sangat suka sekali kegiatan seperti ini,” ungkapnya di sela workshop pembuatan sabun natural di Kantor Tribun Jatim Network di Surabaya, Sabtu (24/5/2025).
Lini bisnis yang dihadirkan sejak 2021 ini bermula dari kesukaan Thyrza pada penggunaan sabun batang.
Ia pun ingin belajar dan mengetahui tentang pembuatan sabun berbahan natural.
Dari sanalah mulai bermunculan permintaan untuk membuat sabun.
Setelah mendalami hal tersebut, disusul dengan permintaan workshop setiap akhir pekan.
Baca juga: Soappahollic Kenalkan Pembuatan Sabun Natural dengan Rempah, Lembut Cocok untuk Kulit Sensitif
Hal tersebut tentu menginspirasi para peserta workshop yang ingin mengenal lebih dalam tentang pembuatan sabun natural, memberikan kesempatan untuk belajar keterampilan baru yang relevan dengan industri kekinian maupun hobi.
Thyrza Farizah melihat, belajar membuat sabun natural adalah langkah awal untuk memulai usaha baru.
Misalnya dengan belajar teknik pembuatan, menciptakan produk unik sesuai karakter masing-masing dan peluang pendapatan melalui produk yang dibuat.
“Saya pribadi ingin setiap peserta workshop bisa terus belajar dan menerapkannya, karena ini bisa menjadi nilai bisnis, mengedukasi bagaimana sabun natural, kebaikan untuk kulit dan lingkungan, dan besar harapan saya bisa menjadi nilai usaha,” ujarnya.
Melalui workshop pembuatan sabun ini, peserta bisa menambah pengetahuan baru, dan berkarya menciptakan produk unik.
Thyrza Farizah
Soappahollic
membuat sabun mandi
Tribun Academy
TribunJatim.com
Berita Surabaya Terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Telanjur Transfer 26 Juta, Pensiunan Tertipu usai Tergiur Ditawari Bisnis Jual Beli Alat Berat |
|
|---|
| Aksi Nekat Pria Panjat Tower usai Kehilangan Pekerjaan Bikin Warga Panik |
|
|---|
| Teridentifikasi Lewat CCTV, Penjambret Tas Pensiunan Guru di Babat Diringkus Polisi Lamongan |
|
|---|
| Nasib Tiga Orang Gegara Tergiur Upah Rp 4 Juta, Kini Malah Divonis Hakim 20 Tahun Penjara |
|
|---|
| Sosok Kiandra Ramadhipa, Pebalap Indonesia yang Juara dari Posisi P17 di Sirkuit Jerez Spanyol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/peserta-workshop-dipandu-oleh-Soappahollic-untuk-membuat-sabun-natural-ilustrasi-membuat-sabun.jpg)