Berita Terpopuler

BOLA TERPOPULER: Alejandro Garnacho Diusir Pelatih dari MU - Perpisahan Paul Munster ke Persebaya

Berita bola terpopuler hari ini menyoroti pemain Manchester United, timnas Indonesia, dan Persebaya.

Editor: Olga Mardianita
X.com/@ManUtd dan Dok. Persebaya
BERITA BOLA TERPOPULER: Selebrasi winger Manchester United, Alejandro Garnacho bersama Bruno Fernandes saat melawan Manchester City di Final FA Cup, Sabtu (25/5/2024) - Setelah menjadi Pelatih Persebaya Surabaya selama 1,5 musim, Paul Munster akhirnya ungkapkan kalimat perpisahan dengan Bajul Ijo. Paul Munster mengaku punya banyak kenangan yang didapat selama menahkodai Persebaya. 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut tersaji berita bola terpopuler hari ini, Kamis (29/5/2025).

Segmen berita terpopuler kali ini menyoroti pemain Manchester United, timnas Indonesia, dan Persebaya.

Pertama, Alejandro Garnacho diusir sang pelatih Ruben Amorim dari Manchester United.

Tensi panas di antara mereka meluap di ruang ganti.

Kedua, dua pemain timnas Indonesia masuk ke dalam tim ASEAN All Star yang mengalahkan Manchester United.

Skor terakhir dalam laga itu adalah 1-0.

Ketiga, Paul Munster ucapkan salam perpisahan dengan Persebaya.

Dia telah menahkodai tim selama 1,5 musim.

Selengkapnya, simak berita bola terpopuler hari ini di bawah ini.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Penabrak Argo Mahasiswa UGM Belum Ditahan - Mabes TNI Mutasi 117 Perwira Tinggi

Baca juga: JATIM TERPOPULER: Angka Stunting Jatim Terbaik Kedua Nasional hingga Kecelakaan Tragis di Jember

1. Alejandro Garnacho Diusir Ruben Amorim dari Manchester United, Tensi Panas di Ruang Ganti

Alejandro Garnacho diusir dari timnya oleh pelatih Manchester United, Ruben Amorim.

Memang, hubungan Antara Amorim dengan Garnacho sedang merenggang.

Keretakan hubungan mereka puncaknya terjadi ketika Man United dikalahkan Tottenham Hotspur pada final Liga Europa 2024-2025.

Garnacho hanya main selama 20 menit di laga yang berlangsung di San Mames, Rabu (21/5/2025).

Winger timnas Argentina itu tampil sebagai pemain cadangan.

Selepas pertandingan, Garnacho lantas meluapkan kekecewaannya.

Baca juga: Manchester United Tegas Tanggapi Isyarat Ancaman Garnacho, Klub sudah Banderol Sang Penyerang

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim membela diri usai menyebut timnya terburuk sepanjang sejarah
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim membela diri usai menyebut timnya terburuk sepanjang sejarah (instagram @manchesterunited)

Garnacho murka lantaran tak diberi banyak kesempatan unjuk gigi di partai penting.

"Saya sudah bermain di setiap babak sampai final, saya sudah membantu tim," ucap dia.

"Lalu, saya hanya bermain 20 menit saja...entahlah."

"Pertandingan jelas mempunyai pengaruh, tetapi begitu juga dengan musim ini."

"Situasi klub dan saya akan mencoba untuk menikmati musim panas, lalu kita lihat saja nanti," tutur Garnacho menambahkan.

Kemarahan Garnacho didukung oleh kakaknya lewat media sosial dengan sebuah unggahan yang menyudutkan Amorim.

Baca selengkapnya

2. Dua Pemain Timnas Indonesia Ikut Permalukan Manchester United yang Dikalahkan ASEAN All Stars 1-0

Manchester United kalah dari ASEAN All-Stars 1-0.

Laga eksebisi itu digelar Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (28/5/2025).

Manchester United terpaksa terima kekalahan akibat gol semata wayang dicetak Maung Maung Lwin pada menit ke-71. 

Dua pemain Timnas Indonesia ikut permalukan Manchester United.

Manchester United dalam laga ini memulai serangan terlebih dahulu dengan langsung membawa bola ke pertahanan ASEAN All-Stars.

Akan tetapi, ASEAN All-Stars tampil cukup rapat dalam menjaga pertahanan mereka, bahkan empat pemain langsung membantu Patiwat Khammai menjaga kotak penalti.

Baca juga: 5 Pemain Manchester United Berpotensi Diangkut Erik ten Hag, Andre Onana hingga Alejandro Garnacho

REKOR BURUK - Skuad Manchester United ketika melawan Tottenham Hotspur di Final Liga Europa. Hasil skor 1-0 membuat Manchester United urung angkat trofi. Andre Onana tambah catatan rekor buruk.
REKOR BURUK - Skuad Manchester United ketika melawan Tottenham Hotspur di Final Liga Europa. Hasil skor 1-0 membuat Manchester United urung angkat trofi. Andre Onana tambah catatan rekor buruk. (Intagram Manchester United)

Manchester United memang tampil dengan dominan dalam awal pertandingan, tetapi memasuki menit ke-7.

Para pemain ASEAN All-Stars berhasil membawa bola hingga ke kotak penalti melalui serangan cepat yang mereka lakukan.

Namun, Andre Onana langsung mengamankan bola, sehingga tak ada ancaman.

Pada menit ke-10, lagi-lagi ASEAN All-Stars berhasil berhasil membawa bola ke pertahanan Manchester United, tetapi tendangan dari Hai Long Nguyen masih terlalu tinggi di atas mistar gawang.

Manchester United masih berusaha membongkar pertahanan ASEAN All-Stars pada menit ke-15, tetapi mereka masih belum mampu membobol gawang tim asuhan Kim Sang-sik.

Justru pada menit ke-17, melalui serangan cepat ASEAN All-Stars kembali mendapat peluang dengan melakukan tendangan langsung ke arah gawang.

Baca selengkapnya

3. Paul Munster Ucapkan Perpisahan dengan Persebaya, Akui Bangga Pernah Melatih Bajul Ijo

Setelah menjadi Pelatih Persebaya Surabaya selama 1,5 musim, Paul Munster akhirnya ungkapkan kalimat perpisahan dengan Bajul Ijo.

Paul Munster didatangkan Persebaya pada pertengahan musim Liga 1 2023/2024.

Kemudian tetap menjadi nahkoda tim hingga akhir musim Liga 1 2024/2025.

Ia mampu membawa Persebaya ke peringkat 4 klasemen akhir.

"Sekarang waktunya untuk mengucapkan perpisahan. Saya punya waktu 1,5 tahun yang luar biasa bersama Persebaya," kata Paul Munster, Rabu (28/5/2025).

"Datang waktu setengah musim untuk bantu Persebaya dan selamat ke posisi 13. Lalu setelahnya saya bekerja full semusim dan kami sampai ke peringkat 4 (Asean Club Competition) serta jadi penantang gelar Liga 1 Indonesia," tambahnya.

Baca juga: Slavko Damjanovic Ucapkan Selamat Tinggal pada Persebaya, Lini Pertahanan Bajul Ijo Bolong

LATIHAN - Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster setelah latihan Persebaya di Lapangan Thor, Surabaya, Sabtu (26/4/2025). Paul Munster mengaku sudah membedah kelemahan Arema FC saat mereka kalah 0-1 dari Madura United di laga terakhir.
LATIHAN - Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster setelah latihan Persebaya di Lapangan Thor, Surabaya, Sabtu (26/4/2025). Paul Munster mengaku sudah membedah kelemahan Arema FC saat mereka kalah 0-1 dari Madura United di laga terakhir. (Tribun Jatim Network/Khairul Amin)

Paul Munster mengaku punya banyak kenangan yang didapat selama menahkodai Persebaya.

Ia menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang terus memberi dukungan selama menjadi pelatih Persebaya.

"Terutama untuk Bonek-Bonita, juga warga Surabaya yang membuat saya merasa welcome. Saya bangga pernah menjadi Head Coach Persebaya," pungkas Paul Munster.

Baca selengkapnya


----- 

Berita Jatim dan berita viral lainnya.

Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved