Idul Adha 2025
Pendapat Para Ulama Soal Apakah Boleh Kurban Sapi Betina, Simak Alasan Lebih Dianjurkan Jantan
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: Apakah boleh berkurban dengan sapi betina? Simak pendapat dari para ulama di artikel berikut.
TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini pendapat dari para ulama soal apakah boleh kurban sapi betina.
Idul Adha 2025 sudah di depan mata dan umat Muslim siap untuk menyambutnya.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, umat Muslim di seluruh Indonesia mulai mempersiapkan hewan kurban yang akan disembelih sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: Apakah boleh berkurban dengan sapi betina?
Jawaban singkatnya: boleh, tapi ada penjelasan lebih dalam dari sisi fikih dan hikmah syariat Islam yang perlu dipahami.
Baca juga: Jelang Idul Adha 2025, Dinas Pertanian Sisir Lapak Hewan Kurban di Banyuwangi
Dalam hukum Islam, berkurban dengan sapi betina adalah sah selama hewan tersebut memenuhi syarat yang telah ditetapkan: cukup umur, sehat, tidak cacat, dan bukan hewan yang dilarang (seperti sedang bunting besar atau sakit).
Para ulama dari mazhab mayoritas (Hanafiyah, Malikiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah) sepakat bahwa tidak ada larangan menggunakan hewan kurban berjenis kelamin betina, termasuk sapi betina.
Hal ini ditegaskan oleh Imam Nawawi dalam Al-Majmu’,
“Tidak makruh berkurban dengan hewan betina, namun hewan jantan lebih utama.”
Artinya, tidak ada larangan untuk berkurban dengan hewan betina, namun keutamaan tetap pada hewan jantan.
Baca juga: Bobotnya 958 Kg, Sapi Pedrosa di Jombang Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban, Segini Harganya
Kenapa Hewan Kurban Lebih Dianjurkan Jantan?
Meskipun hewan betina diperbolehkan, Islam lebih menganjurkan hewan jantan untuk dijadikan kurban.
Anjuran ini bersumber dari sunnah Nabi Muhammad SAW, yang dalam banyak riwayat disebutkan menyembelih domba jantan bertanduk.
Dalam hadits riwayat Ahmad dan Ibnu Majah, Rasulullah SAW menyembelih dua domba jantan berwarna putih bercampur hitam, dalam kondisi sehat.
Ini menjadi dalil utama bagi ulama dalam menganjurkan pemilihan hewan jantan, baik kambing, sapi, maupun unta.
Selain meneladani Nabi, hewan jantan juga dipilih karena memiliki fisik yang lebih kuat, postur lebih besar, dan kualitas daging lebih baik.
Dari sisi praktis dan ekonomi, hewan jantan juga tidak memengaruhi keberlanjutan populasi, karena tidak berperan langsung dalam proses reproduksi.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Berita seputar Idul Adha 2025 lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com
TribunJatim.com
hewan kurban
Idul Adha 2025
Tribun Jatim
umat Muslim
agama Islam
TribunEvergreen
Nabi Ibrahim
Rasulullah SAW
Nabi Muhammad
jatim.tribunnews.com
| Tragedi Eks Ketua RT Dibacok Pemuda di Palembang, Kesal Tak Masuk Panitia Kurban, Pelaku Diamankan |
|
|---|
| Jumlah Penumpang Terminal Surodakan di Trenggalek Melonjak Saat Momen Idul Adha 2025 |
|
|---|
| Nilai Transaksi Hewan Kurban di Kabupaten Blitar pada Idul Adha 2025 Capai Rp 99,2 Miliar |
|
|---|
| Penjelasan Panitia Kurban yang Minta Rp 15.000 ke Penerima Daging, Kini Minta Maaf: Inisiatif Saya |
|
|---|
| Sosok Muhammad Musofa, Namanya Terukir di Paru-paru Sapi Kurban Tangsel, 'Bukan Goresan Alat' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Peternakan-sapi-kurban-yang-ada-di-Kampung-Sanan.jpg)