Idul Adha 2025

Hari Raya Idul Adha di Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kalapas: Momentum Refleksi dan Perubahan Diri

Hari Raya Idul Adha di balik tembok Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kalapas Tri Wibawa Kristiyana: Momentum refleksi dan perubahan diri.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
DAGING KURBAN - Petugas Lapas kelas IIB Pasuruan bergotong royong bersama warga binaan memotong hewan kurban setelah melaksanakan salat Idul Adha, Jumat (6/6/2025). Momen keagamaan ini tak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wujud nyata pembinaan spiritual dan kepedulian sosial, baik di dalam maupun luar lingkungan pemasyarakatan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Suasana penuh khidmat menyelimuti Lapas Kelas IIB Pasuruan pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M yang dilaksanakan pada Jumat (6/6/2025).

Momen keagamaan ini tak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wujud nyata pembinaan spiritual dan kepedulian sosial, baik di dalam maupun luar lingkungan pemasyarakatan.

Perayaan dimulai dengan pelaksanaan salat Idul Adha di Lapangan Serbaguna Lapas Kelas IIB Pasuruan mulai pukul 06.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan, seluruh petugas, serta keluarga pegawai yang turut hadir untuk merayakan hari besar umat Islam bersama.

Salat Idul Adha dipimpin oleh imam dan khatib dari Kementerian Agama Kota Pasuruan, yang dalam khutbahnya menekankan pentingnya meneladani keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS sebagai esensi utama dari Idul Adha.

Sebelum salat dimulai, Kalapas Pasuruan, Tri Wibawa Kristiyana, menyampaikan sambutan yang menggugah semangat kebersamaan.

Baca juga: Pemkab Pasuruan Salurkan 128 Hewan Kurban, Dibagikan ke Ponpes, Masjid, Panti Asuhan dan Masyarakat

“Idul Adha bukan hanya soal menyembelih hewan kurban, tapi tentang menyembelih ego dan menaklukkan hawa nafsu. Seperti Nabi Ibrahim, mari kita hadapi setiap ujian hidup dengan keikhlasan dan ketulusan,” ujarnya.

Ia juga mengajak warga binaan menjadikan hari raya ini sebagai momentum refleksi dan perubahan diri.

“Lapas bukan akhir perjalanan, tapi titik balik menuju pribadi yang lebih baik,” tambah dia.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi dan 9 ekor kambing.

Hewan-hewan kurban tersebut merupakan sumbangan dari pegawai lapas, mitra kerja, dan pihak ketiga yang ingin berbagi kebahagiaan Idul Adha bersama warga binaan.

Penyembelihan dilakukan di area khusus dalam lapas, dengan melibatkan jagal profesional dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Pasuruan untuk memastikan proses sesuai syariat Islam dan standar kebersihan serta keamanan.

“Ini bukan sekadar ritual, tapi sarana pembinaan spiritual dan edukasi nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan empati bagi seluruh warga binaan dan petugas,” papar dia.

Tak hanya warga binaan, puluhan tukang becak dan masyarakat kurang mampu di sekitar lapas juga turut merasakan manfaat dari kegiatan kurban ini.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved