Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Eks Atlet Wushu Kritik Prabowo Beri Rolex ke Timnas Indonesia, Sentil Efisiensi: Cabor Lain Dicuekin

Pemberian hadiah jam tangan mewah kepada penggawa Timnas Indonesia memicu pro dan kontra termasuk mendapat sorotan dari kalangan atlet cabang lain.

KOLASE Instagram/@lindswell_k dan @justinhubner5
KRITIK BONUS - Mantan atlet wushu, Lindswell Kwok memberikan kritik terhadap pemberian jam tangan mewah Rolex oleh Presiden Prabowo terhadap penggawa Timnas Indonesia. Ia menyinggung masa efisiensi dan perhatian pemerintah di cabang olahraga lain, Senin (9/6/2025). 

TRIBUNJATIM.COM - Penggawa Timnas Indonesia diberi hadiah berupa jam tangan mewah Rolex oleh Presiden Prabowo Subianto usai mengalahkan China di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (5/6/2025).

Pemberian hadiah jam tangan mewah tersebut memicu pro dan kontra termasuk mendapat sorotan dari kalangan atlet cabang lain, di antaranya Lindswell Kwok, mantan atlet wushu nasional.

Melalui akun Instagram pribadinya, Lindswell menyoroti adanya kesenjangan perhatian dari pemerintah terhadap atlet cabang olahraga lain.

"Tentu bangga dengan prestasi sejawat. Tapi sudah adil belum pemerintah dalam memfasilitasi atlet-atletnya? Karena cabang olahraganya," tulis Lindswell dikutip dari Tribunnews via Wartakotalive.

Menurut Lindswell, prestasi seharusnya menjadi tolok ukur utama dalam mendapatkan fasilitas dan perhatian dari pemerintah.

Ia menegaskan kritik yang disampaikan bukanlah untuk menyerang para atlet Timnas, melainkan menyoroti peran pemerintah yang dinilai belum adil dalam mendukung semua cabang olahraga.

Baca juga: Harga Jam Tangan Rolex Timnas Indonesia Pemberian Prabowo, Cukup untuk Bayar Denda Rp1,1 M Persib

Lindswell juga mengungkapkan kondisi sulit yang dihadapi atlet wushu junior akibat kebijakan efisiensi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Atlet-atlet muda tersebut dipulangkan secara sepihak melalui Zoom setelah menjalani masa pelatihan nasional (pelatnas) dan harus meninggalkan sekolah demi mengorbankan waktu untuk mengharumkan nama bangsa.

"Mereka mengorbankan sekolah untuk fokus di pelatnas, tapi tiba-tiba dipulangkan. Sekali lagi. Mereka dipanggil, mereka dikumpulkan, mereka juga dipulangkan secara tidak layak," papar Lindswell.

Proses pemulangan atlet wushu muda tersebut berlangsung secara mendadak dan tanpa komunikasi yang layak.

Bahkan pemberitahuannya hanya lewat aplikasi meeting Zoom.

Hal ini membuat Lindswell mempertanyakan sikap pemerintah yang lebih memprioritaskan efisiensi anggaran daripada kesejahteraan dan persiapan atlet.

“Bukan karena sejawat kita dapat apresiasi, lalu kita kepanasan. Tapi lihat dulu siapa yang kasih. PRESIDEN, DI MASA EFISIENSI. Di mana cabor lain dicuekin, (namun) cabor yang terkenal dan banyak peminat (lebih) diperhatikan,” tegas Lindswell.

Lebih lanjut, Lindswell menjelaskan kronologi pemulangan para atlet wushu muda. 

IRI BONUS - Mantan atlet Wushu putri Indonesia Lindswell Kwok sedikit iri terhadap Timnas Indonesia yang baru saja dapat hadiah dari Presiden Prabowo Subianto berupa jam tangan Rolex.
IRI BONUS - Mantan atlet Wushu putri Indonesia Lindswell Kwok sedikit iri terhadap Timnas Indonesia yang baru saja dapat hadiah dari Presiden Prabowo Subianto berupa jam tangan Rolex. (Tribunnews)

Mereka dipanggil dan dikumpulkan secara mendadak, menjalani seleksi, dan masuk pelatnas, yang membuat mereka harus meninggalkan sekolah.

Namun, setelah delapan bulan menjalani pelatnas, pada akhir Maret 2025, mereka mendapat kabar pemulangan lewat Zoom.

"MEREKA DIPULANGKAN. Dan karena ini adalah program Kemenpora, tentu kita tidak punya daya untuk mempertahankan," ujar Lindswell.

Ia menegaskan masalah yang dialami atlet wushu ini hanya satu dari sekian banyak kasus yang juga menimpa cabor unggulan lain yang kurang mendapat perhatian setimpal.

“Ini cuma salah satu dari sekian banyak yang dialami cabor-cabor unggulan tapi gak seterkenal bola. Jadi, bisakah cabor lain lebih diperhatikan pemerintah?” lanjut Lindswell.

Sebagai penutup, Lindswell menyatakan kritik ini merupakan bentuk keprihatinan dan harapan agar pemerintah bisa memperbaiki sistem dan sikap dalam memfasilitasi seluruh atlet di Indonesia secara adil.

Ia berharap masyarakat juga dapat melihat situasi ini secara objektif.

"Kalau kalian fans, lalu kalian pro dengan ketidakadilan, maka kalian ikut membantu pemerintah menjadi semakin terpuruk kinerjanya. Yang kita harapkan adalah kemajuan di segala sektor, segala bidang," ucapnya.

"Sudah kewajiban aku sebagai orang yang berkecimpung di dunia olahraga untuk speak up," pungkasnya.

Sementara itu, komika dan pemerhati sosial, Ernest Prakasa, turut berkomentar soal pemberian hadiah jam tangan mewah kepada para pemain Timnas.

Meski mengapresiasi perjuangan para pemain, Ernest mempertanyakan sumber anggaran hadiah tersebut, terutama di tengah isu efisiensi yang digaungkan pemerintah.

"Turut senang untuk para pemain yang sudah berjuang," tulis Ernest di akun X (dulu Twitter) pada Minggu (8/6/2025).

Baca juga: Spesifikasi Jam Tangan Rolex dari Prabowo untuk Pemain Timnas, Harganya Fantastis, Diposting Hubner

Namun, ia merasa bingung dan bertanya-tanya.

“Tapi sebagai warga negara, sepertinya wajar kalau gue bingung, katanya lagi penghematan, terus ini pakai anggaran apa?” tanyanya.

Komentar Ernest memicu diskusi hangat di media sosial.

Sebagian warganet mendukung pernyataannya dan meminta transparansi sumber dana hadiah Rolex tersebut.

Namun, tidak sedikit pula yang menilai pemberian hadiah adalah hal wajar sebagai bentuk penghargaan.

Akun X @banumustafa24 mengingatkan, “Selain hak rakyat untuk mempertanyakan sumber anggaran, pemberian ini juga ngasih efek ke atlit cabor lain yang kurang diperhatikan. Sekali lagi, protes ini enggak menyalahkan atlit sepak bola, tapi meminta pemerintah untuk adil kepada seluruh atlit.”

Akun lain @asnianoy menambahkan, “Olahraga lain macam panjat tebing, angkat besi, Wushu, badminton can't relate. Padahal dibanding sepakbola, olahraga yang disebutkan tadi lebih jelas prestasinya.”

Di sisi lain, para pemain Timnas Indonesia menerima hadiah istimewa dari Presiden Prabowo Subianto usai memastikan lolos ke babak playoff Piala Dunia.

Hadiah berupa jam tangan mewah bermerk Rolex ini diberikan dalam suasana kekeluargaan di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Jumat (6/6/2025).

Para pemain membawa pulang goodie bag berwarna hijau yang berisi jam tangan Rolex.

Momen pembukaan hadiah itu terekam dan dibagikan di akun Instagram bek Timnas, Justin Hubner.

Para pemain tampak bersorak dan terkejut saat mengetahui isi goodie bag tersebut.

Baca juga: Kiper Legendaris Timnas Indonesia Puji Penampilan Emil Audero saat Debut, Big Save di Menit Akhir

ROLEX - Para pemain Timnas Indonesia mendapatkan kejutan spesial dari Presiden RI Prabowo Subianto. Orang nomor satu Indonesia tersebut menghadiahkan jam tangan Rolex kepada pemain Timnas. Jenis dan harga jam Rolex.
ROLEX - Para pemain Timnas Indonesia mendapatkan kejutan spesial dari Presiden RI Prabowo Subianto. Orang nomor satu Indonesia tersebut menghadiahkan jam tangan Rolex kepada pemain Timnas. Jenis dan harga jam Rolex. (instagram @justinhubner5)

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan pertemuan ini bukan agenda resmi kenegaraan, melainkan inisiatif pribadi Presiden untuk mengapresiasi perjuangan skuad Merah Putih.

“Karena ini bukan di Istana Merdeka, tapi di rumah pribadi. Jadi mereka merasa kekeluargaan. Bapak Presiden mentreat mereka sebagai keluarga. Karena kita tahu mereka juga banyak berkorban untuk Merah Putih kita. Dan Bapak Presiden apresiasi itu,” kata Erick kepada wartawan.

Erick juga membocorkan bahwa pemerintah memberikan dukungan anggaran untuk sepak bola Indonesia hampir mencapai Rp200 miliar per tahun, angka terbesar sepanjang sejarah era pemerintahan Prabowo.

Selain hadiah, Presiden Prabowo menitipkan pesan agar skuad Garuda tetap tampil maksimal di laga pamungkas fase grup melawan Jepang.

“Bapak Presiden menitipkan, walaupun kita sudah lolos ke playoff, kita tetap mesti bermain maksimal lawan Jepang. Jangan karena sudah lewat terus kita bersantai-santai. Itu bukan ciri khas bangsa kita,” ujar Erick menirukan pesan Presiden.

Soal harga jam tangan, dugaan warganet mengarah pada model Rolex GMT-Master II yang diperkirakan bernilai antara Rp190 juta hingga Rp250 juta per unit.

Jam ini merupakan salah satu ikon profesional yang dikenal memiliki fungsi dua zona waktu sekaligus dan material berkualitas tinggi.

Hadiah mewah ini sekaligus menjadi simbol perhatian pemerintah pada prestasi sepak bola nasional, meski tetap menimbulkan polemik terkait ketidakmerataan perhatian dan fasilitas kepada atlet cabang olahraga lain.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved