Musim Kemarau Tertunda, BPBD Sampang Peringatkan Petani hingga Nelayan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau di wilayah Kabupaten Sampang, Madura dan sebagian besar Jawa Timur ak
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau di wilayah Kabupaten Sampang, Madura dan sebagian besar Jawa Timur akan tertunda hingga awal Juli 2025.
Penundaan musim kemarau tersebut disebabkan oleh gangguan pola iklim global yang menghambat peralihan musim.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Candra Ramadani Amin, mengatakan bahwa fenomena atmosfer global memicu hujan mendadak dengan intensitas tinggi dan angin kencang.
"Jadi dengan kondisi cuaca seperti saat ini berpotensi terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang," ujarnya.
Dengan begitu, BPBD Sampang mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terutama bagi, para petani dan nelayan agar menyesuaikan pola tanam dan menjaga keselamatan saat beraktivitas di luar rumah.
"Kami juga menyarankan warga untuk rutin memantau informasi cuaca dari sumber resmi serta menyiapkan langkah mitigasi bencana sejak dini," pungkasnya
| Daftar Tiga Rute Trans Jatim yang Diusulkan Dishub ke Malang Selatan, Mana Saja? |
|
|---|
| Kantongi Kekuatan Lawan, Pelatih Madura United Yakin Bisa Menang dari Bali United |
|
|---|
| Tampak Lebih Kurus, Menkeu Purbaya Ngaku Diet dan Sakit Pinggang Hingga Disuntik 8 Kali |
|
|---|
| Kecoh Amerika, Kapal Tanker Iran Angkut 1,9 Juta Barel Minyak Lolos, Sudah Masuk Perairan Indonesia |
|
|---|
| Pemkab Lumajang Buka Seleksi Mitra Pengelolaan Wisata Selokambang, Nilai Aset Capai Rp9,8 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-laut-tuban-ilustrasi-gelombang-tinggi-ilustrasi-nelayan-ilustrasi-perahu.jpg)