Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Nelangsa Siti Pedagang Mie Ayam dan Tahu Campur, Kios Diobrak-abrik Maling, 7 Tabung Gas LPG Raib

Siti Naisyah (57) mengaku kaget saat mendapati pintu warungnya rusak dibredel saat kembali hendak berdagang.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Erwin Wicaksono
DIBOBOL MALING - Pemilik kios di Pasar Grati kemalingan tabung elpiji. Korban menjelaskan jika maling merusak pintu kios untuk mengambil elpiji uang berada di dalam warung.  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Aksi pencurian pada siang bolong menyasar kios tempat berdagang pedagang makanan di Pasar Grati, Kecamatan Grati, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (25/5/2025). 

Sebanyak 7 buah tabung elpiji hilang digondol maling yang menyatroni kios pedagang mie ayam dan tahu campur tersebut.

Peristiwa tersebut kemudian viral di media sosial. 

Siti Naisyah (57) mengaku kaget saat mendapati pintu warungnya rusak dibredel saat kembali hendak berdagang.

Wanita yang biasa berdagang tahu campur itu mengaku setiap hari selalu menutup warungnya pada siang hari. 

Baca juga: Polisi Tipu Pedagang Helm Ternyata Sudah Sering Menipu sampai Rugikan Rp3,23 M, Korban Puluhan

"Saya biasanya buka warung pagi sampai jam 11 kemudian tutup istirahat. Terus buka lagi habis ashar. Nah saat ke toko pintu yang digembok itu dirusak. 4 elipiji hilang," ujar Siti ketika dikonfirmasi. 

Siti mengaku terkejut bisa kemalingan lantaran pintu warungnya sudah digembok rapat. Tetapi maling berhasil merusaknya. 

"Kemudian saya melapor ke dusun dan CCTV di balai dusun rusak. Lalu ada pak polisi yang biasa makan di tempat saya tanya buka apa enggak, saya bilang habis kemalingan elpiji," imbuhnya.

Baca juga: Tergiur Pinjol Tanpa Bunga, Pedagang Malah Rugi Rp 400 Juta dari Pecatan Outsourcing Pemkot

Kata Siti, pemilik warung mie ayam bernama Nurhayati juga menjadi korban kemalingan. Sebanyak 3 elpiji raib di warung mie ayam tersebut. 

Di sisi lain, Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang, Ipda Untoro membenarkan adanya peristiwa tersebut. 

Polisi mengkonfirmasi ada 7 buah tabung elpiji yang hilang. 

Baca juga: Pedagang Kaget Punya Utang Rp200 Juta Padahal Tak Terima Uang, Ulah Culas eks Pegawai Dishub Terkuak

"Petugas telah melakukan olah TKP. Rentang waktu kejadian diperkirakan pada pukul 12.00 hingga 13:00 WIB," Beber Untoro ketika dikonfirmasi Kamis (26/6/2025).

Saat melakukan olah TKP, pintu kedua kios makanan tersebut rusak dengan cara dibrendel dengan menggunakan alat. 

"Yang kemalingan 2 kios yakni total 7 elpiji. Sejatinya 4 kios lainnya juga didapati pintunya rusak. Kami masih melakukan penyelidikan  kasus ini," Jelas Untoro. 

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved