Dulu Pernah Dibantu Olga Syahputra, Nenek Irah yang Tinggal di Makam Selama 30 Tahun Bakal Dipindah
Sebab, nenek yang sehari-hari jadi pemulung itu tinggal di area pemakaman atau Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas selama 30 tahun.
Sementara itu, Kasatpel Sosial Kecamatan Jatinegara Elisabeth mengatakan pihaknya berharap proses administrasi rujukan dapat selesai dalam waktu sekitar dua hari agar bisa ditindaklanjuti.
"SOP-nya setelah berkas lengkap nanti akan dibuatkan surat rekomendasi, dijemput tim TRC (tim reaksi cepat). Untuk selanjutnya dibawa ke panti (di Kecamatan) Cipayung," kata Elisabeth.
TPU dijadikan pemukiman warga
TPU Kebon Nanas memang dijadikan tempat tinggal oleh sejumlah warga.
Menurut Sumiati yang menjadi Ketua RT 15/RW 02 Cipinang Besar Selatan, tercatat ada 100 kepala keluarga (KK) yang tinggal di sana. Mereka terdiri atas 300 orang.
"Sebagian ada KTP DKI, tapi ada KTP daerah juga. Untuk yang KTP DKI enggak semua KTP Cipinang Besar Selatan, ada dari (Jakarta) Pusat, Selatan, Utara," kata Sumiati, Senin, (30/6/2025).
Pengurus lingkungan mengatakan awalnya hanya ada dua KK yang tinggal di TPU Kebon Nanas. Namun, jumlahnya melonjak setelah tahun 2007.
Lonjakan itu terjadi sesudah Pemprov DKI Jakarta menertibkan bangunan liar untuk proyek aliran Kanal Banjir Timur (KBT).
Sejumlah warga yang sudah memiliki keturunan memilih tetap tinggal di makam karena mengaku tidak memiliki tempat tinggal lebih layak.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Olga Syahputra
nenek tinggal di pemakaman
Jatinegara
Jakarta Timur
Satpol PP
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
Imbas Sejumlah Agen Menarik Produknya, Emak-emak di Mojokerto Beralih ke Beras Premium Lokal |
![]() |
---|
Pemain Asing Madura United Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Massa Aksi Solidaritas Affan Bakar Water Barrier, Kapolresta Malang Kota: Penabrak Sudah Ditahan |
![]() |
---|
Basha Market Surabaya 2025 Suguhkan Instalasi Emas dan Ruang Kolaborasi Kreatif Fesyen hingga Seni |
![]() |
---|
Pimpin Apel Peringatan Hari Pramuka ke-64 Kwarcab Nganjuk, Bupati Kang Marhaen: Gerakan Besar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.