Berita Viral

Dapati Buah Sawitnya Hilang, Warga Heran 2 Hari Kemudian 3 Pria Minta Maaf , Ulah Terungkap

Seorang warga mendapati buah sawit yang telah lama ia tanam tiba tiba menghilang, beberapa hari kemudian muncullah 2 orang.

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Kompas.com
MALING KELAPA SAWIT - Polsek Tempilang mengamankan buah sawit dan sepeda motor terkait kasus pencurian, Sabtu (5/7/2025). Seorang warga yang kehilangan buah kelapa sawit itu dibuat bertanya-tanya melihat kedatangan dua orang pria 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang warga pemilik buah kelapa sawit dibuat kebingungan dan tak menyangka.

Pasalnya, setelah menyadari buah kelapa sawit menghilang, warga ini 2 hari kemudian didatangi oleh tiga orang laki-laki.

Kasus pencurian buah kelapa sawit di Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung itu menyedot perhatian publik.

Namun yang menarik, tiga orang tak dikenal mendatangi rumah korban dan mengaku sebagai pelaku pencurian hanya dua hari setelah kejadian.

Peristiwa pencurian terjadi pada Senin (30/6/2025) malam di kebun sawit milik Koperasi Bina Tani Sejahtera, Kecamatan Tempilang.

Setelah kejadian dilaporkan, penyelidikan segera dilakukan oleh Polsek Tempilang.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha membenarkan adanya pengakuan dari tiga orang tersebut yang berharap agar perkara ini tak dilanjutkan ke jalur hukum.

“Mereka mengaku sebagai pelaku pencurian. Mereka meminta maaf dan berharap tidak diproses secara hukum,” ujar Pradana dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/7/2025).

Namun, mengingat pencurian sawit sudah berulang kali terjadi di kawasan tersebut dan menimbulkan keresahan, pelapor tetap memutuskan untuk melanjutkan perkara ke pihak berwajib.

Peristiwa ini bermula saat penjaga kebun memberi tahu ketua kelompok tani mengenai aktivitas mencurigakan.

Baca juga: Dedi Mulyadi Prihatin Gaji Honorer Lebih Rendah Dibanding Penjual Gorengan: Seminggu Saja

Saat dicek ke lokasi, ditemukan dua motor—Yamaha R15 biru dan Mio Soul hijau—alat panen, serta 12 janjang buah sawit. Namun, para pelaku sudah melarikan diri.

Dua hari kemudian, Rabu (2/7/2025), tiga orang datang ke rumah pelapor dan mengaku sebagai pencuri. Namun itikad damai tersebut tak mengubah keputusan pelapor maupun polisi.

“Karena kasus ini sudah sangat sering dan meresahkan, pelapor tetap ingin diproses hukum,” tambah Pradana. 

Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan meskipun pelaku telah mengaku dan meminta damai.

Baca juga: Ibu Kandung Habisi Nyawa Bayi Umur 2 Bulan, Dipukul Toples, Nangis Histeris Dipolisikan Nenek

“Kami menghargai pengakuan mereka, tetapi proses hukum tetap berjalan. Kami mendorong pelaku lainnya untuk menyerahkan diri,” ujar Yos.

Saat ini, penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan masih berlangsung guna memastikan keterlibatan pihak lain dan mengumpulkan alat bukti tambahan.

Polisi juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan di area perkebunan yang rawan pencurian.

Berita viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved