Daftar Pemenang Festival Ronthek Pacitan 2025, Kategori Kecamatan hingga SMA Sederajat

Daftar pemenang Festival Ronthek Pacitan 2025, kategori kecamatan hingga SMA sederajat, mulai penyaji terbaik, unggulan dan harapan.

Tayang:
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Prokopim Pacitan
FESTIVAL RONTHEK - Salah satu penampilan grup ronthek dalam Festival Ronthek Pacitan 2025 di depan Alun-alun Pacitan, Senin (7/7/2025) malam. Festival Ronthek yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) ini menyedot ribuan penonton setiap malamnya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Event Festival Ronthek Pacitan 2025 usai, Senin (7/7/2025) malam.

Festival Ronthek yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) ini menyedot ribuan penonton setiap malamnya. Festival ini digelar selama tiga hari berturut-turut. Mulai Sabtu (5/7/2025) sampai Senin (7/7/2025).

Gelaran Festival Ronthek Pacitan 2025 istimewa. Karena dihadiri oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky.

Juga Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY).

“Kemarin usai, ada dua kategori, tingkat kecamatan dan sekolah,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pacitan, Turmudi, Selasa (8/7/2025).

Masing-masing kategori, jelas dia, diambil penyaji terbaik, penyaji unggulan dan penyaji harapan.

“Selama tiga hari ada 15 peserta yang mengikuti Festival Ronthek Pacitan 2025. 15 peserta adalah gabungan dari sekolah dan kecamatan,” kata Turmudi.

Baca juga: Festival Ronthek Pacitan 2025, Ada Kerajinan Tradisional Hingga Jajanan Jadul di Pasar Krempyeng

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji menargetkan Festival Ronthek bisa go internasional.

“Kami menargetkan agar tradisi ronthek dapat menembus daftar Kharisma Event Internasional (KEI), sebagai langkah penguatan identitas budaya Pacitan di kancah global,” terangnya.

Dia menjelaskan, Festival Ronthek Pacitan tidak hanya ajang kompetisi seni tradisional. Namun juga bentuk konkret pelestarian budaya lokal.

“Festival Ronthek Pacitan bukan hanya sebagai ajang kompetisi seni tradisional, namun juga sebagai sarana penguatan identitas budaya daerah,” katanya.

Mas Aji, sapaan akrab Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menjelaskan, ronthek, atau ronda thethek, dulunya adalah tradisi masyarakat Pacitan sebagai alat komunikasi untuk membangunkan orang sahur dan menjaga keamanan saat ronda malam.

“Kemudian dikemas menjadi Festival Ronthek. Tahun 2025 ini dikemas lebih menarik dibanding tahun-tahun sebelumnya, baik dari segi tata panggung, pengaturan rute, maupun konsep penampilan para peserta,” pungkasnya.

Festival tahun ini diikuti oleh 15 kelompok peserta, terdiri dari 12 perwakilan kecamatan dan tiga perwakilan dari tingkat SLTA/sederajat.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved