Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Terminal Arjosari Malang Tertibkan Jupang Liar, Sopir Bus Senang Pendapatan Tak Lagi Terpotong

Terminal Arjosari Malang gencar memberantas juru panggil penumpang (jupang) liar di dalam masa penertiban dan penindakan yang berlangsung hingga 24 S

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
BERANTAS JUPANG LIAR - Kondisi Terminal Arjosari Malang pada Selasa (8/7/2025). Diketahui, sopir bus mendukung adanya penertiban jupang liar yang dilakukan pihak terminal. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Terminal Arjosari Malang gencar berantas juru panggil penumpang (jupang) liar di dalam masa penertiban dan penindakan yang berlangsung hingga 24 September 2025. Pasalnya, kehadiran jupang liar dianggap meresahkan para sopir bus khususnya bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Sebagai informasi sebelum dilakukan penertiban, sopir bus membayar jupang liar yang berhasil menaikkan penumpang dengan tarif bervariasi antara Rp 3.000 hingga Rp 10.000.

Menanggapi adanya penertiban jupang liar oleh pihak Terminal Arjosari, disambut positif oleh para sopir bus. Pasalnya selain lingkungan terminal menjadi lebih tertib, penumpang kini juga merasa nyaman.

Sopir bus dari Perusahaan Otobus (PO) Kalisari tujuan Surabaya Malang, Muhammad Yusuf mengatakan, menyambut baik adanya penertiban jupang liar.

"Karena tidak lagi membayar jupang liar, jadi pendapatan tidak begitu banyak terpotong. Apalagi, kan sudah ada kondektur yang membantu mencari penumpang," jelasnya, Selasa (8/7/2025).

Baca juga: Pasca Pengeroyokan Letda Abu Yamin, Warga Gelar Aksi Tolak Premanisme di Terminal Arjosari Malang

Dengan tidak adanya jupang liar, kini calon penumpang juga bebas memilih sendiri bus tanpa paksaan. Sehingga, para sopir harus dituntut mengutamakan kebersihan dan kenyamanan bus.

"Kalau kami sendiri, mengutamakan kebersihan dan kenyamanan bus. Sehingga penumpang saat naik, jadi lebih nyaman dan PO kami tetap jadi pilihan," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh sopir bus PO Tentrem, Hariyanto. Ia mengaku tidak keberatan dengan adanya kebijakan penertiban jupang liar tersebut.

"Kalau kami mendukung, selama itu arahnya ke hal positif. Lagipula, penumpang sudah diwajibkan turun dan naik di dalam terminal dan memilih sendiri busnya," pungkasnya.

Baca juga: TNI Turun Tangan Bantu Polisi Kejar Preman Terminal Arjosari Malang yang Keroyok Letda Abu Yamin

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved