Pemukulan Kiai pada Santri di Malang
Aksi Kiai Ponpes di Malang Pukul Santri Pakai Rotan Jadi Viral, Korban Lapor Polisi, ini Endingnya
Pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang dilaporkan santrinya ke polisi.
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang dilaporkan santrinya ke polisi.
Pasalnya, ia telah memukul santri menggunakan rotan hingga terluka. Aksi tersebut sempat terekam dalam video hingga viral di media sosial.
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreksrim Polres Malang, Aiptu Erlehana membenarkan adanya kejadian ini. Dikatakannya, peristiwa tersebut terjadi sejak Juni 2025 tepatnya pada Hari Raya Idul Adha.
"Kami telah menerima laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh kiai di ponpes Kecamatan Pakisaji. Saat ini perkara sudah naik ke tahap penyidikan," kata Leha ketika dikonfirmasi, Rabu (9/7/2025).
Baca juga: DPRD Kota Malang Soroti Pelaksanaan Porprov Jatim 2025, Target Meleset hingga Venue Tak Bisa Dipakai
Ia menyampaikan, berdasarkan keterangan korban AZR (14), ia dipukul oleh kiainya B menggunakan rotan. Seperti yang terlihat dalam video, korban pun mengalami luka-luka di bagian betis.
Motif penganiayaan ini terjadi karena korban keluar ponpes membeli makanan. Kemudian aksi korban ini diketahui oleh terlapor.
Atas kejadian ini, korban melapor ke Polres Malang. Laporan telah diterima oleh Unit PPA Satreskrim Polres Malang untuk dilakukan penyelidikan.
"Baik terlapor, korban, maupun saksi telah kami periksa. Hasil visum korban juga baru keluar beberapa hari ini. Terlapor sudah mengakui jika melakukan kekerasan tersebut," jelasnya.
Selanjutnya Leha akan memanggil kembali terlapor untuk pemeriksaan. Baru nanti dilakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka.
Baca juga: Wanita Muda yang Tewas di Jalan Raya Blitar-Malang Ternyata Dibahisi Pacar Sendiri, Motif Cemburu
"Kemarin sudah kita kirim surat ke yang bersangkutan tapi nggak hadir. nanti akan kami kirim surat lagi," ucapnya.
Leha menyebutkan menurut keterangan korban ada dugaan pelaku lainnya yang turut menganiaya korban. Namun dirinya saat ini masih fokus ke B.
"Dari hasil pemeriksaan ternyata di lain waktu juga ada ustad yang melakukan penganiayaan. Ada dugaan seperti itu, tapi kami fokus dulu ke Pak Kiai," tukasnya.
Pemukulan Kiai pada Santri di Malang
pemukulan kiai
penganiayaan kiai
kiai pukul santri pakai rotan
penganiayaan
Kecamatan Pakisaji
Malang
TribunJatim.com
ViralLokal
Didemo Masyarakat, Puan Maharani Jawab Tak Ada Pembatalan Tunjangan Rumah DPR: Kan Sudah Disampaikan |
![]() |
---|
Spesifikasi Mobil Mewah Ahmad Sahroni yang Hancur usai Rumahnya Dijarah Massa, Harga Rp 1,8 Miliar |
![]() |
---|
Rekam Jejak Ahmad Sahroni, Tukang Semir Sepatu Menjelma Jadi Crazy Rich, Kini Rumahnya Dijarah |
![]() |
---|
Kesaksian di Balik Jendela Lantai 30 saat Demo di Surabaya, Kini Nasib Gedung Grahadi Membara |
![]() |
---|
Imbas Video Joget, Rumah Anggota DPR RI Uya Kuya dan Eko Patrio Dijarah Warga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.