Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Monitoring BPK RI pada Proyek Kapal Perang Frigate Merah Putih Digarap PT PAL, Singgung Transparansi

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) memantau pembangunan Frigate Merah Putih, kapal perang kebanggaan Indonesia yang tengah digarap

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/TONY HERMAWAN
TINJAU - Ketua BPK RI, Isma Yatun, berjalan menuju Kapal Perang Frigate Merah Putih yang sedang proses dibangun PT PAL, Kamis (10/7/2025). Kunjungan itu memantau progres pengerjaan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) memantau pembangunan Frigate Merah Putih, kapal perang kebanggaan Indonesia yang tengah digarap PT PAL.

Monitoring ini memastikan proyek tersebut berjalan sesuai rencana dan standar kualitas terpenuhi.

Ketua BPK RI Isma Yatun, mengunjungi PT PAL Kamis (10/7/2025) dan disambut langsung oleh CEO PT PAL, Kaharuddin Djenod

Pertemuan tersebut membahas banyak hal. Satu di antaranya progres pembangunan Frigate Merah Putih.

Isma Yatun menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek-proyek strategis. Ia juga menyoroti pentingnya transfer pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia dalam industri pertahanan.

Baca juga: Bikin Bangga, Indonesia Lagi Bikin Kapal Fregat Merah Putih di PT PAL, Menhan Minta Tuntas Juni 2025

Setelah diskusi, Dr. Isma Yatun dan rombongan melakukan peninjauan langsung ke proyek Frigate Merah Putih dan refurbishment kapal perang. Ia terlihat sangat antusias melihat kemajuan proyek dan teknologi yang digunakan.

Kami melihat bahwa proyek-proyek strategis yang tengah dijalankan PT PAL tidak hanya berdampak pada penguasaan teknologi, tetapi juga membentuk kader-kader bangsa yang unggul melalui proses transfer of knowledge yang berkesinambungan,” ungkap Isma Yatun.

Ia juga menyoroti pentingnya keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan industri yang kerap didominasi oleh pria. “Menarik melihat PT PAL sebagai entitas yang maskulin, dan tetap membuka ruang kepemimpinan perempuan di dalamnya” tambahnya.

Untuk diketahui Frigate Merah Putih merupakan salah satu mega proyek nasional. Kapal tersebut digadang-gadang menjadi kapal perang paling besar dan tercanggih yang akan dimiliki Indonesia.

Baca juga: Kejati Jatim Selidiki Kucuran Dana PMN 2021 ke PT PAL, Tiga Pejabat Dipanggil Jaksa

CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menyebut kunjungan BPK RI merupakan sebuah kehormatan. Pihaknya mengartikan itu merupakan wujud nyata mendukung PT PAL dalam menjalankan amanah dari negara. 

“Kehadiran Ketua BPK RI membangun optimistis dan semangat baru bagi kami dalam menyelesaikan proyek-proyek strategis. Ini menjadi penegasan bahwa setiap upaya kami berjalan dalam semangat akuntabilitas dan kolaborasi. Setiap elemen di PAL turut berkomitmen untuk memberikan kinerja terbaik dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan nasional,” ujar Kaharuddin.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved