15 Ribu Warga Bondowoso Tidak Lagi Terima Bantuan Pangan 2025

Sebanyak 15 Ribu penerima bantuan pangan (Bapang) di Bondowoso dihapus di tahun 2025. Penghapusan dilakukan tidak merata di semua desa.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/SINCA ARI PANGISTU
PENERIMA BAPANG - Petugas saat memverifikasi data penerima Bapang di Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, Jawa Timur, pada Jum'at (18/7/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari pPngistu 

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Sebanyak 15 Ribu penerima bantuan pangan (Bapang) di Bondowoso dihapus di tahun 2025.

Penghapusan dilakukan tidak merata di semua desa. Seperti contohnya di Desa Selolembu, Kecamatan Curahdami ada 100 orang penerima tahun ini tak menerima Bapang.

Sementara di Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami justru ditambah penerimanya yakni 26 orang sehingga total 453.

Hal ini diungkap oleh Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi saat menyampaikan sambutan dimonitoring penyaluran Bapang di dua desa tersebut, pada Jum'at (18/7/2025).

"Totally data yang diterima teman-teman Bulog, penerima tahun 2024 dan 2025, ada perbedaan. Kurang lebih 15 ribu," jelasnya. 

Ia menjelaskan, basis data penyaluran bantuan pangan beras ini dari data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) di Kementerian Sosial.

Baca juga: Penyaluran Bantuan Beras di Jember Dimulai, Keluarga Penerima Dapat 20 Kg

Kendati begitu, ia menyebut ada kemungkinan perbaikan data serta verifikasi dan validasi data bisa terjadi. Karena saat ini ground checking DTSEN masih baru 10 persen.

Untuk itulah, kata Sekda, masyarakat bisa melapor ke Dinas Sosial Bondowoso jika menemukan bantuan tidak tepat sasaran.

"Nanti akan kita sampaikan ke Kementerian Sosial. Karena DTSEN ada di Kemensos," pungkasnya.

Bulog Bondowoso mulai menyalurkan bantuan pangan (Bapang) pada ribuan penerima. Masing-masing mendapatkan 20 kilogram beras medium.

Penyaluran pertama ditinjau langsung oleh jajaran Forkopimda yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Fathur Rozi, Komandan Kodim 0822 Letkol Arh Achmad Yani, Wakapolres, perwakilan Kejaksaan dan lainnya.

Baca juga: Mahasiswa Soroti Kasus PNS Bondowoso Curi Data Lansia, Dispendukcapil Khawatir Fotocopy KTP Warga

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved