Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat di Pacitan Mulai Dibangun, Manfaatkan Limbah Sisa Batu Bara dari PLTU
Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Pacitan dimulai. Dimana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan menyiapkan lahan di sekitar Stadion Pacitan.
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Pacitan dimulai. Dimana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan menyiapkan lahan di sekitar Stadion Pacitan.
Lahan seluas 5 hektar disiapkan Pemkab Pacitan untuk menampung siswa Sekolah Rakyat. Untuk awal yang dilakukan adalah proses pengurukan.
Tanahnya ditinggikan hingga lebih dari satu meter, yang akan didukung oleh pemanfaatan limbah FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) limbah sisa pembakaran batu bara, diolah menjadi material pendukung pembangunan. dari PLTU.
Total yang diperlukan untuk menguruk sebanyak 41 ribu ton FABA. “Targetnya pembangunan Sekolah Rakyat ini selesai 2026,” ungkap Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, Rabu (30/7/2025).
Baca juga: 5 Fakta Menarik Pacitan yang Tak Banyak Orang Tahu, Banyak Pantai Menawan hingga Kampung Halaman SBY
Lokasi yang dipilih, kata dia, cukup strategis. Lantaran berada di kawasan terintegrasi dengan fasilitas olahraga seperti stadion dan GOR, yang diharapkan dapat menunjang semangat dan prestasi para siswa.
Dia juga mengapresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Dia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pembangunan daerah.
Terlebih FABA merupakan bantuan dari PLTU. “Saya menyampaikan terima kasih atas kolaborasi PLTU yang telah memberikan CSR-nya untuk persiapan pembangunan Sekolah Rakyat, dan seluruh pihak yang telah berkenan bersama-sama mengadakan aksi ini,” urainya.
Mas Aji—sapaan akrab—Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengharap setelah dilakukan didukung oleh pemanfaatan limbah FABA dari PLTU.
Baca juga: Sekda Pacitan Beri Pesan Khusus pada Seluruh Pengurus Koperasi Merah Putih
“Harapannya, setelah ini dilanjutkan oleh Kementerian PU dan Kementerian Sosial agar tahap kedua bisa berjalan baik. Nantinya seluruh kegiatan dari tahap pertama akan dipindah ke lokasi ini,” jelasnya.
Senior Manajer PLN Nusantara Power UP Pacitan, Munif, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat melalui program “FABA Berdaya untuk Masyarakat”.
“Kami sudah serahkan 17.000 ton FABA dari total kebutuhan 41.000 ton. Harapannya dalam sebulan ke depan proses penyiapan lahan bisa selesai,” pungkasnya.
Sekolah Rakyat Pacitan
pemanfaatan limbah
FABA (Fly Ash dan Bottom Ash)
pengurukan
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji
TribunJatim.com
| Jombang Kejar Target Jaring Siswa SD Sekolah Rakyat, Gedung di Tunggorono Siap Beroperasi Juni 2026 |
|
|---|
| Masuk Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Sekolah Rakyat Tuban Buka Jenjang SD dan Siap Tempati Gedung Baru |
|
|---|
| Baru Capai 57 Persen, Pemkab Jombang Siapkan Skenario Antisipasi Keterlambatan Gedung Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Pembangunan Dikebut 24 Jam, Sekolah Rakyat di Kota Blitar Targetkan Operasional Juli 2026 |
|
|---|
| Sekolah Rakyat Ponorogo Tetap Buka Pendaftaran Siswa Baru 2026, 90 Siswa Bakal Dititipkan ke Madiun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Suasana-pengurukan-lahan-Sekolah-Rakyat-di-Pacitan-Rabu-3072025.jpg)