Tuban Berhasil Raih Predikat Kabupaten Layak Anak Nindya 2025

Kemen PPPA Republik Indonesia menobatkan Kabupaten Tuban sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) peringkat Nindya.

Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Humas Pemkab Jatim
PENGHARGAAN - Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Peringkat Nindya 2025 dari Kementerian PPPA Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (7/8/2025). Penyerahan dilakukan oleh Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah, dan Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, disaksikan Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, serta Menko PMK, Pratikno. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia menobatkan Kabupaten Tuban sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) peringkat Nindya.

Dalam penyerahan penghargaan ini, Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono datang langsung ke Jakarta pada Kamis (7/8/2025).

Penyerahan dilakukan oleh Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah, dan Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, disaksikan Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, serta Menko PMK, Pratikno.

Joko Sarwono mengatakan, capaian ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kabupaten Tuban dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. 

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut lahir dari kerja bersama pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dunia usaha, media, dan warga.

“Anak-anak adalah investasi masa depan. Tugas kita memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia,” ujarnya.

Baca juga: Cara Unik Polisi di Tuban Semarakkan HUT RI ke-80: Wujud Cinta Tanah Air

Saat ini Pemkab Tuban terus memperkuat program perlindungan anak, mulai dari regulasi, peningkatan partisipasi anak, penyediaan fasilitas ramah anak, hingga pencegahan kekerasan dan eksploitasi.

Satu di antaranya melalui sosialisasi pencegahan pelecehan seksual dan perundungan yang melibatkan Forum Puspa dan Forum Anak Tuban.

“Saat ini Pemkab Tuban terus memperkuat progam-progam yang berkaitan dengan perlindungan anak,” imbuhnya.

Sementara itu Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, menegaskan, penghargaan KLA bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi dan dorongan agar daerah semakin serius menjalankan kebijakan perlindungan anak.

“Evaluasi KLA adalah sarana refleksi dan peningkatan berkelanjutan. Ini bukan tanggung jawab satu instansi, tapi kerja bersama seluruh pihak,” tegasnya.

Dengan capaian ini, Pemkab Tuban menargetkan kenaikan peringkat menjadi Predikat Utama pada tahun-tahun mendatang melalui penguatan sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved