Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Sukmawati Pingsan Bripda Farhan Hilang saat Akad Nikah, Acara Seketika Berubah

Sosok calon suami adalah anggota Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo bernama Bripda Tri Farhan Mahieu.

Editor: Torik Aqua
Foto oleh Irina Iriser: https://www.pexels.com/id-id/foto/cincin-kawin-916344/
AKAD NIKAH - Ilustrasi pernikahan. Nasib Sukmawati pingsan tahu calon suaminya, Bripda Farhan tak datang saat akad nikah. 

TRIBUNJATIM.COM - Nasib Sukmawati, calon istri yang hendak menjalani akad nikah malah pingsan setelah tahu calon suaminya tak datang.

Sosok calon suami adalah anggota Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo bernama Bripda Tri Farhan Mahieu.

Bripda Farhan kini dilaporkan calon istrinyake  Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Gorontalo.

Sebab, calon istri tak terima Bripda Farhan tak bertanggung jawab atas rencana pernikahan.

Baca juga: Pengantin Kaget Kantor KUA Kosong saat Datang untuk Akad Nikah, Penghulu Hanya 2, Sempat Terlantar

Bripda Farhan disebut tiba-tiba menghilang dan tidak datang ke acara akad pernikahannya sendiri pada Sabtu, 9 Agustus 2025 lalu.

Bahkan, tidak ada satu punanggota keluarga Bripda Farhan yang datang.

Sang mempelai wanita serta ibunya akhirnya pingsan karena tak bisa menahan malu dan kecewa di hadapan para anggota keluarga mereka yang hadir di acara akad nikah.

Zainudin Husain, keluarga korban, mengungkapkan bahwa pada malam sebelum hari pernikahan, Bripda Farhan masih sempat berkomunikasi dengan S.

"Sebelum akad itu masih ada komunikasi," kata Zainudin saat mendampingi korban melapor di Polda Gorontalo, dikutip dari YouTube KOMPASTV, Selasa (12/8/2025).

"Tepatnya malam, istilahnya malam besoknya nikah itu masih ada komunikasi dengan ini adik satu ini (korban S)," sambungnya.

Bripda Farhan mendadak hilang saat akad nikah. Kini dilaporkan calon istri.
Bripda Farhan mendadak hilang saat akad nikah. Kini dilaporkan calon istri. (Kolase YouTube Kompas TV)

Namun, prosesi akad nikah yang seharusnya berlangsung terpaksa gagal terlaksana karena sang mempelai pria tak kunjung hadir.

"Hanya saja, pada saat hari H-nya akad di jam 9 pagi, dia sudah tidak ada. Dia tidak datang," kata Zainudin.

Keluarga korban yang merasa dipermalukan lantas meminta Polda Gorontalo menindak tegas pelaku dan memberikan efek jera atas perbuatannya.

Sementara itu, pihak Polda Gorontalo masih melacak keberadaan Bripda Farhan dan berjanji akan menindaklanjuti laporan korban ini.

"Langkah-langkah dari kami sendiri, khususnya dari Propam, kami akan tindak lanjuti pengaduan tersebut," ujar Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Gorontalo Kompol Anggoro Wibowo.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved