Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Sosok Rizky Rubiantoro Desainer Logo Hari Jadi Trenggalek ke-831, Digarap 2 Hari: Ada Revisi Bupati

Raut wajah bahagia tidak bisa ditutupi Rizky Rubiantoro (34) saat mengetahui dirinya keluar menjadi pemenang sayembara logo hari jadi Kabupaten

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
DESAIN - Desainer logo Hari Jadi Kabupaten Trenggalek 381, Rizky Rubiantoro, menunjukkan hasil karyanya, Kamis (14/8/2025). Rizky mendesain logo tersebut hanya dalam kurun waktu dua hari. 

Dari situ, Rizky bertekad untuk menekuni dunia desain dan meyakini akan menjadi sumber mata pencahariannya.

Ribuan desain telah ia garap, baik itu untuk pesanan profesional maupun sayembara. Dari sekian banyak karyanya, logo hari jadi Kabupaten Trenggalek adalah yang paling ia banggakan.

"Bisa berkarya untuk tanah kelahiran dan bisa menjadi pemenang, tentu sangat bangga," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Rizky menjelaskan filosofi lengkap dari desain tersebut. Logo itu mendapatkan revisi dan saran dari Mas Ipin yang akhirnya disetujui menjadi logo hari jadi Kabupaten Trenggalek ke 831.

Baca juga: Antusias Warga Trenggalek Serbu Gerakan Pangan Murah dari Polres Trenggalek

Revisi yang dilakukan mulai dari tema, yaitu Tata, Titi, Tentrem direvisi menjadi Neng, Ning, Nang. Lalu desain yang diminta lebih presisi.

"Revisi ini lumrah di dunia desain agar logo hari jadi yang fix benar-benar sesuai dengan semangat Hari Jadi Kabupaten Trenggalek," pungkasnya.

Berikut ini filosofi desain logo Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke 831:

Tema:
NENG-NING-NANG

Tema ini merupakan filosofi Jawa yang mengandung makna pengendalian diri (neng), kejernihan batin (ning), dan tindakan nyata yang bermanfaat (nang).

Secara lebih rinci, filosofi ini dijelaskan sebagai berikut:

Neng: Menggambarkan sikap menahan diri, pengendalian diri, atau introspeksi.

Ning: Melambangkan kejernihan batin, ketenangan, dan kesadaran diri.

Nang: Merupakan perwujudan dari tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Jadi, "Neng-Ning-Nang" adalah konsep yang mengajak masyarakat Trenggalek untuk memiliki pengendalian diri, kejernihan hati, dan berbuat baik.

Desain:
1. Gunungan Wayang

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved