Berita Viral
Tangis Nia Ambil Ijazah SMP Anaknya yang Meninggal Korban Tawuran untuk Kenang-kenangan
Kesedihan tak bisa dibendung oleh Nia (38), seorang ibu yang mengambil ijazah SMP anaknya yang sudah meninggal.
Tidak jelas pemicunya hingga tiba-tiba terjadi keributan dan Irgy menjadi korban.
Bak disambar petir di siang bolong, Nia mendapat kabar anaknya meninggal saat dibawa ke RS Cengkareng, Jakarta Barat.
Irgy dinyatakan meninggal dunia tepat sebelum naik ke kelas 2 SMA, saat ujian sekolah sedang berlangsung.
Kasus itu ditangani polisi hingga dua pelaku yang masih berusia di bawah umur ditangkap dan dijatuhi hukuman 5 tahun 8 bulan penjara, sementara lainnya 4 tahun 3 bulan.
Nia bercerita, sejak duduk di bangku SMA, Irgy kerap ingin segera bekerja dan merantau ke Bali supaya tidak merepotkan orang tua.
Baca juga: Tangis 72 Siswa SMAN Mendadak Diberhentikan Sekolah, 1 Bulan Belajar Tidak Terdaftar di Dapodik
Pemprov DKI Gelontorkan Rp 7,69 Miliar untuk Tebus Ijazah 1.897 Siswa
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan pemutihan ijazah.
Pada tahap IV tahun 2025 ini, bantuan diberikan untuk 1.897 peserta didik dengan total nilai mencapai Rp 7,69 miliar.
Penyerahan simbolis dilakukan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara langsung kepada 774 peserta didik di SMA Islam Said Naum, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2025).
“Untuk pemutihan ijazah pada saat ini akan dibagikan 1.897 atau senilai Rp 7,69 miliar yang diserahkan dalam tiga gelombang,” kata Pramono di lokasi, Kamis, dikutip dari Kompas.com.
Pramono menjelaskan, penebusan ijazah tahap IV dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang.
Tujuannya agar distribusi bantuan bisa lebih tertata dan tepat sasaran.
Hingga saat ini, dari tahap I hingga tahap IV, Pemprov DKI sudah menyalurkan pemutihan ijazah kepada 3.212 peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Total bantuan yang telah digelontorkan mencapai lebih dari Rp 12 miliar.
“Bantuan untuk pemutihan ijazah bagi warga Jakarta yang sudah terbagikan 3.212, kurang lebih nilainya Rp 12 miliar lebih sedikit,” ujar Pramono.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
| Marlina Pensiunan Guru Kehilangan Rp24,7 Juta usai Ditelpon Oknum Bank Dapat Undian Mobil |
|
|---|
| Pinjam Uang Demi Nikahi Wanita Kenal di Sosmed, Pria Difabel Nyaris Ditipu |
|
|---|
| Pedagang Roti Pilu Rp 10 Juta Hasil Keringat Ludes Digondol Pacar Dengan Cara Tinggalkan Kereta |
|
|---|
| Anak Menkeu Purbaya Pamer Tak Dikawal, Sebut Tak Mau Buang Anggaran yang Tak Jelas |
|
|---|
| Kasir Polisikan Dosen di Makassar yang Ludahi saat Bekerja, Rektor: Sanksi Sesuai Aturan Kampus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/tangis-ibu-ambil-ijazah-anak-yang-sudah-meninggal.jpg)