Gedung Baru Terminal Bungurasih Mangkrak, Ternyata ini Penyebabnya

Terminal Purabaya akan kembali dioperasionalkan oleh Pemkot Surabaya, meskipun kewenangannya ada di pemerintah pusat.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Mujib Anwar
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Sebanyak 24 koridor di lantai dua Terminal Purabaya hingga kini belum difungsikan, karena masih menunggu surat serah terima operasional aset dari pemerintah pusat ke Pemkot Surabaya, Jumat (17/2/2017). 

Laporan Reporter Surya, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya kini tengah menunggu berita acara penyerahan operasional aset untuk terminal tipe A, Terminal Purabaya atau Bungurasih, di Sidoarjo.

Pasalnya, terminal tersebut akan kembali dioperasionalkan oleh Pemkot Surabaya meskipun kewenangannya ada di pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajad mengatakan, targetnya penyerahan berita acara itu bisa dilakukan bulan Maret nanti.

"Insyaallah penyerahan berita acara untuk aset terminal Purabaya bisa dilakukan Maret. Begitu ada surat serat terima maka kita akan langsung bisa fungsikan gedung baru terminal. Khususnya yang lantai dua akan kita operasionalkan," ujarnya, Jumat (17/2/2017).

Lebih lanjut ia menyebutkan, lantai dua yang segera bisa dioperasionalkan itu terdapat koridor yang diarahkan langsung ke bus sesuai dengan tujuan penumpang.

Total ada 24 koridor yang bisa dipilih penumpang sesuai dengan tujuan bus yang akan ditumpangi.

"Jadi supaya nggak ada penumpang yang lewat bawah lagi. Dengan begitu akan mengurangi resiko penumpang kena jasa calo bus. Yang kadang dikeluhkan penumpang lantaran banyak yang memaksa dan menarik-narik penumpang," jelas Irvan.

Pantauan di lapangan, 24 lorong di lantai dua gedung baru Terminal Purabaya memang belum difungsikan.

Tangga dan eskalator menuju lantai dua juga masih ditutup seng agar tidak dilewati penumpang.

"Dalam operasional terminal nanti juga kita inovasikan untuk pengembangan usaha. Kan di terminal sudah tidak bisa menarik retribusi peron, tapi kita akan coba gali potensi bisnis pengembangan terminal seperti bandara," katanya.

Misalnya, akan ada lounge dan juga kios kios kuliner branded yang bisa masuk ke terminal.

Selain itu juga terdapat sejumlah fasilitas untuk ruang tunggu yang nyaman dan juga ada ruang baca.

Serta ada nursery room untuk ibu yang membawa bayi dan ibu menyusui.

Irvan yakin dengan adanya fasilitas baru di terminal itu, penumpang akan merasa lebih nyaman dan tidak takut ketika di Terminal Purabaya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved